Catat! Pelanggan PLN Tak Boleh Lakukan Ini Bila Tak Mau Kena Bahaya

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 22 Des 2020 13:46 WIB
PLN Segera Lakukan Penyerdahanaan Golongan Pelanggan

Petugas mengecek meteran listrik di rusun petamburan, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2017). Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana melakukan penyederhanaan kelas golongan pelanggan listrik rumah tangga non-subsidi. Grandyos Zafna/detikcom

-. Penyederhanaan ini berlaku kepada pelanggan dengan golongan 900 VA tanpa subsidi, 1.300 VA, 2.200 VA, dan 3.300 VA. Semua golongan tersebut akan dinaikkan dan ditambah dayanya menjadi 4.400 VA.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Pemakaian listrik yang tidak tertib berisiko mengancam nyawa pelanggan. Sebab, penggunaan listrik yang tidak tertib itu bisa berdampak pada korsleting hingga kebakaran.

"Risiko kesetrum, kebakaran termasuk risiko apabila kemudian ditemukan pemakaian tidak tertib atau tidak sesuai peruntukan, akan ada tindakan-tindakan penertiban PLN," kata General Manager PLN Disjaya Doddy B Pangaribuan dalam teleconference, Selasa (22/12/2020).

Ia pun memaparkan beberapa tindakan yang tidak boleh dilakukan oleh pelanggan. Pertama, yang tidak boleh dilakukan ialah mempengaruhi perhitungan kWh meter.

Kedua, mengganti MCB sendiri dan tidak sesuai dengan daya terdaftar.

"Kami tidak ingin ada pelanggan mengganti sendiri MCB sehingga tidak sesuai dengan daya terdaftar karena MCB pembatas. Sehingga kalau batasan tidak sesuai haknya ada potensi pemakaian tidak terkendali, yang ujungnya ada risiko kabelnya panas, kemudian terbakar dan terjadi kebakaran," terangnya.

Ketiga, mengambil listrik langsung tanpa kWh meter. Hal ini sangat berisiko apalagi jika tidak dilakukan tanpa ahli.

"Bayangkan kalau pelanggan-pelanggan kami melakukan hal ini apalagi tidak dilakukan ahlinya risiko kesetrum sangat tinggi," ujarnya,

Terakhir ialah membuka segel listrik. Sebab, alat pengukur termasuk aset pada PLN yang harus dirawat pelanggan.

"Terakhir membuka segel sendiri seperti tadi saya sampaikan aset PLN sesuai dengan UU, aset PLN sampai alat pengukur pada perjanjian jual beli tenaga listrik. Itu sudah dijelasan pelanggan wajib ikut memelihara peralatan listrik di depan rumahnya jangan diutak-utik," katanya.

(acd/zlf)