BPH Migas Minta Microsite Exxonmobil Tidak Hanya Ada di Jabar & Banten

Abu Ubaidillah - detikFinance
Selasa, 29 Des 2020 14:06 WIB
BPH Migas
Foto: BPH Migas
Jakarta -

Kepala BPH Migas, M Fanshurullah Asa menyebut hingga akhir tahun 2020 telah ada 565 lokasi Microsite Exxonmobil namun hanya ada di 4 provinsi di Pulau Jawa dengan konsentrasi di Jawa Barat dan Banten. Ia pun menyoroti kurangnya pemerataan pertumbuhan microsite tersebut.

"Bangun juga di luar Pulau Jawa, jangan hanya menumpuk di Jabar dan Banten, seperti yang telah dilakukan Pertamina di 1088 lokasi. Banyak juga lokasi di luar Jawa yang secara tekno ekonomi layak dan menguntungkan," ujar Ifan, sapaan akrabnya dalam keterangan tertulis, Selasa (29/11/2020).

Menurutnya konsentrasi lokasi microsite ini tidak baik bagi badan usaha swasta di tengah inisiatif pemerintah pusat untuk membangun wilayah luar Jawa. Ia mengatakan badan usaha memiliki peran penting untuk ikut menggerakkan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi Indonesia.

Ifan meminta Exxonmobil mengikuti jejak PT Pertamina (Persero) yang membangun Pertashop di luar Jawa. Sebaran Pertaship pun merata dari Marketing Operation Region (MOR) I hingga MOR VIII.

"Untuk Exxon, dari empat provinsi, mini SPBU yang dibangun tahun 2020 berlokasi 61% di Jawa Barat dan 36% di Banten," ungkapnya.

Selain Exxonmobil, ia juga mengimbau badan usaha izin niaga lainnya berlomba-lomba membangun SPBU mini di seluruh Indonesia. Terutama yang sudah masuk ke retail penyalur, seperti Shell, Total, British Petroleum, dan AKR Corporindo.

Menurutnya pembangunan microsite kerja sama Exxonmobil dengan Grup Indomobil hampir tidak ada yang melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan UMKM. Kerja sama pembangunan Microsite Exxonmobil baru sebatas sewa tanah ke masyarakat, tidak seperti skema Pertashop yang hampir semuanya melibatkan BUMDES, UMKM, bahkan dana desa untuk memacu produktivitas.

Temuan lain yang ia soroti beserta Satgas Nataru ketika meninjau langsung ke salah satu Microsite Exxonmobil di Garut adalah dekatnya jarak dengan SPBU mini. Satgas mendapati adanya Pertashop dan Microsite Exxonmobil yang hanya berjarak 50 meter, alih-alih 5 km sesuai peraturan yang berlaku. Terkait temuan ini, BPH Migas akan segera memanggil Pertamina dan Exxonmobil untuk meminta klarifikasi lebih lanjut.

"Seharusnya 10 km dari SPBU terdekat dan 5 km dari mini SPBU," tegas Ifan.

(ega/ara)