Garap Blok Rokan Tahun Depan, Pertamina Dapat Listrik dari PLN

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 30 Des 2020 17:41 WIB
Pertamina
Foto: Pertamina
Jakarta -

PT Pertamina mulai mengoperasikan Blok Rokan pada 9 Agustus 2021. Ladang minyak terbesar di Indonesia itu akan dikelola melalui Pertamina Hulu Rokan (PHR). Saat beroperasi nanti, Blok Rokan akan dipasok listrik oleh PT PLN.

Kedua belah pihak sudah melakukan penandatanganan nota kesepahaman tentang Kerja Sama Penyediaan Tenaga Listrik dan Uap untuk Wilayah Kerja Rokan.

"Dalam MOU ini, masa layanan PLN dibagi menjadi dua, yaitu Masa Transisi hanya selama 3 (tiga) tahun yang dimulai dari 9 Agustus 2021 sampai dengan 8 Agustus 2024. Dan Layanan Permanen yang di mulai sejak tanggal 8 Agustus 2024 dengan menginterkoneksikan sistem pada Wilayah Kerja Rokan dengan Sistem Sumatera," kata Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril dalam keterangan tertulis, Rabu (30/12/2020).

Masa transisi 3 tahun akan dioptimalkan PLN dengan melakukan pembangunan interkoneksi sistem sumatera. Itu dilakukan untuk menggantikan pasokan transisi dan meningkatkan kapasitas pasokan ke Pertamina hulu Rokan.

Pihaknya memastikan pasokan listrik dan uap untuk menjaga kegiatan produksi di Blok Rokan.

CEO Pertamina Hulu Rokan, Budiman Parhusip menjelaskan pengelolaan Blok Rokan penting untuk ketahanan energi nasional.

"Pengelolaan wilayah rokan ini sangat penting bagi ketahanan energi nasional, kami sangat mengharapkan akan penyediaan listrik dan uap dari PLN karena sangat kritikal bagi operasional Wilayah Kerja Rokan kelak," jelasnya.

SKK Migas, dijelaskan Deputi Perencanaan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Jaffee Suardin akan turut membantu kepentingan di Blok Rokan.

"SKK Migas sangat mengapresiasi kerjasama antara PLN dan PHR dalam penandatanganan MoU ini dan akan siap membantu ke depannya mengingat produksi Wilayah Kerja Rokan sangat besar manfaatnya bagi negeri," tambahnya.

(toy/zlf)