Investasi Jumbo Pertamina Capai Rp 1.314 T, Ini Sumber Dananya

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 05 Mar 2021 07:45 WIB
Kantor Pertamina
Foto: Danang Sugianto/detikFinance
Jakarta -

PT Pertamina (Persero) mengungkapkan kebutuhan belanja hingga 2024 mencapai US$ 92 miliar. Itu setara Rp 1.314 triliun (kurs Rp 14.284/US$).

"Jadi dalam 5 tahun ke depan hingga 2024 ini total capex kita itu kurang lebih US$ 90 miliar," kata Direktur Keuangan Pertamina Emma Sri Martini dalam webinar Prospek BUMN 2021 Sebagai Lokomotif PEN dan Sovereign Wealth Fund, kemarin Kamis (4/3/2021).

Mayoritas kebutuhan belanja tersebut untuk sektor upstream, yaitu US$ 64 miliar. Rinciannya, untuk merger dan akuisisi US$ 45 miliar, BD organik US$ 14 miliar, dan NBD organik US$ 5 miliar.

Lalu untuk sektor downstream US$ 20 miliar, dengan rincian kilang baru dan upgrade kilang eksisting Pertamina US$ 18 miliar, serta distribusi dan pemasaran infrastruktur US$ 2 miliar. Berikutnya untuk gas, power dan NRE US$ 8 miliar. Rinciannya adalah pipa T&D; US$ 4 miliar, liquefaction & tegas unit US$ 300 juta, IPP US$ 3 miliar dan lain-lain US$ 700 juta.

Untuk tahun ini saja, Wakil Menteri BUMN I Pahala Mansury menyebut investasi Pertamina mencapai US$ 10 miliar.

"Pertamina yang diharapkan di tahun ini akan melakukan investasi dengan total jumlah sebesar US$ 10 miliar," kata Pahala.

Bersumber dari mana uang sebanyak itu? baca di halaman selanjutnya.

Simak juga video 'Saran Perencana Keuangan Aidil Akbar Jika Rugi Investasi Saham':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2