Arab Pastikan Stok Tak Terganggu, Harga Minyak Melemah

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 10 Mar 2021 10:55 WIB
Harga Minyak Mentah AS Di Bawah Nol, Pembeli Tidak Bayar Malah Ditawari Uang
Ilustrasi/Foto: DW (News)
Jakarta -

Harga minyak dunia turun menjadi sekitar US$ 68 per barel pada perdagangan hari Selasa. Harga minyak tertekan karena kekhawatiran memudar dari gangguan pasokan di Arab Saudi.

Dilansir Reuters, Rabu (10/3/2021), pada hari Senin, minyak mentah mencapai level tertinggi sejak dimulainya pandemi virus Corona, hal itu terjadi setelah pasukan Houthi Yaman menembakkan drone dan rudal ke situs minyak Saudi.

Namun, Arab Saudi mengatakan pihaknya tidak melakukan pemberhentian produksi akibat insiden ini. Pasokan minyak yang terjamin membuat harga kembali merosot.

Minyak mentah Brent turun 72 sen, atau 1,06%, pada US$ 67,52 per barel. Sementara, US West Texas Intermediate (WTI) turun $ 1,04, atau 1,6% menetap di US$ 64,01 per barel.

Hingga akhir perdagangan, minyak mentah AS memperpanjang kerugian. Hal ini terjadi karena stok minyak mentah AS naik tajam dalam seminggu terakhir.

Produksi minyak mentah AS diprediksi turun 160.000 barel per hari (bph) pada 2021 menjadi 11,15 juta barel per hari, penurunan yang lebih kecil dari perkiraan sebelumnya yaitu penurunan 290.000 barel per hari.

Sementara Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) ditambah Rusia dan sekutunya, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC +, pada Kamis memutuskan untuk secara luas tetap berpegang pada pemotongan produksi demi memicu reli kenaikan harga minyak.

(hal/ara)