Begini Jadinya Kalau Transmisi Listrik Bisa Dimonitor Digital

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 20 Agu 2021 17:48 WIB
PLN Batam
Foto: PLN Batam (Istimewa)
Batam -

Demand listrik yang terus meningkat dan potensi ekonomi yang terus berkembang di Kota Batam membuat PLN Batam terus mengupayakan berbagai inovasi. Hal ini dilakukan agar infrastruktur yang dimiliki dalam mentransmisi energi listrik ke seluruh pelanggan dan arus perdagangan, salah satunya yaitu Advanced Metering Infrastructure (AMI).

AMI merupakan sistem kelistrikan yang melibatkan penggunaan teknologi berbasis informasi dan komunikasi dua arah menuju operational center dan semua program aplikasi yang digunakan. Selain didukung oleh penggunaan fiber optic, radio link, dan power line carrier, AMI di PLN Batam juga telah diperkuat dengan jaringan backbone yang terintegrasi.

Direktur Utama bright PLN Batam, Nyoman S. Astawa menjelaskan bahwa jaringan backbone tersebut adalah jaringan yang digunakan untuk membentuk jangkauan jaringan dari AMI menjadi lebih luas dengan kecepatan transmisi yang tinggi.

"Jaringan backbone memungkinkan transmisi energi listrik dapat terjangkau hingga lebih dari radius 100 KM. Jaringan ini memiliki dua komponen utama yaitu router jaringan dan switch yang terhubung dengan kabel fiber optic yang telah kita miliki untuk membentuk AMI tersebut. Penggunaan backbone terbilang efektif untuk mencegah terjadinya ancaman bottleneck yang kerap mengganggu fungsi kerja server pusat," Ujar Nyoman, Jumat (20/8/2021).

Nyoman juga menyampaikan bahwa saat ini baik dari pemerintah pusat, daerah, perusahaan-perusahaan berskala besar hingga sebagian besar perguruan tinggi telah menggunakan jaringan ini karena banyaknya keuntungan yang diberikan.

"Keuntungan yang dihasilkan, menciptakan transmisi yang cepat hingga 10 Gbps dengan keterjangkauan yang sangat luas, jaringan ini dapat memberikan toleransi kesalahan yang cukup tinggi dalam proses AMI tersebut. bright PLN Batam optimis dengan penggunaan backbone ini, digitalisasi dalam proses energi listrik di Kota Batam akan semakin optimal," ungkap Nyoman.

Jaringan backbone ini merupakan gambaran dari tekad bright PLN Batam untuk terus berinovasi dan menjadikan bright PLN Batam menjadi perusahaan jasa layanan energi listrik yang semakin digital.

"Saya berharap kedepannya dengan AMI yang sudah didukung oleh jaringan backbone ini dapat meningkatkan tingkat kepuasan pelanggan di wilayah Batam dan sekitarnya dan membuat Batam semakin siap untuk menjadi sentra lintas perdagangan utama di Indonesia," tutup Nyoman.

(acd/dna)