Blok Rokan Pertamina Sumbang Produksi Minyak Nasional Hampir 25%

Eqqi Syahputra - detikFinance
Jumat, 08 Okt 2021 13:57 WIB
Blok Rokan Pertamina Sumbang Produksi Minyak Nasional Hampir 25%
Foto: Dok. Pertamina
Jakarta -

Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PT Pertamina (Persero) Erry Sugiharto mengatakan wilayah kerja (WK) Rokan perseroan menyumbang produksi minyak nasional hampir 25%. Menurutnya, kegiatan WK Rokan yang terus meningkat ini harus didukung kapabilitas organisasi yang memadai dan pengembangan SDM yang unggul.

"Bergabungnya WK Rokan ke Pertamina diharapkan turut memajukan Pertamina dalam memenuhi kebutuhan energi nasional. Direktorat SDM akan memberikan dukungan penuh agar produktivitas WK Rokan terus meningkat," ujar Erry dalam keterangan tertulis, Jumat (8/10/2021).

Hal ini dia ungkapkan saat melakukan kunjungan kerja ke Wilayah Kerja (WK) Rokan di Riau pada Kamis (7/10) kemarin. Kunjungan tersebut juga sebagai bentuk dukungan dan pengembangan SDM untuk rencana kerja PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) yang masif dan agresif di WK Rokan Riau.

Erry menambahkan operasi WK Rokan saat ini didukung oleh sekitar 2.700 pegawai tetap dan lebih dari 22 ribu pegawai mitra kerja. Masing-masing sekitar 65% dan 85% di antaranya merupakan warga lokal Riau.

Dirut PT Pertamina Hulu Rokan Jaffee A. Suardin menyampaikan bahwa produksi WK Rokan diharapkan dapat meningkat dengan cara mengoptimalkan potensi-potensi cadangan migas yang ada. Baik itu melalui penambahan sumur baru, pengembangan teknologi tingkat lanjut Enhanced Oil Recovery (EOR), maupun terobosan lain untuk memproduksi minyak secara optimal.

Ia mengungkapkan untuk penambahan sumur baru, WK Rokan menargetkan 161 sumur tajak terhitung sejak alih kelola pada Agustus lalu hingga akhir tahun ini. Intensitas kegiatan operasi semakin meningkat pada tahun depan dengan target pengeboran 500 sumur. Menurutnya, rencana itu tentu harus didukung oleh SDM dengan kompetensi yang tepat.

Dalam kunjungan kerjanya, Erry juga meninjau Integrated Optimization Decision Support Center (IODSC) di Minas yang merupakan pusat kegiatan digitalisasi WK Rokan. Pertamina tengah menyusun peta jalan (road map) untuk memperluas model digitalisasi WK Rokan ke wilayah kerja lainnya. Diharapkan, keandalan fasilitas IODSC bisa diikuti oleh wilayah kerja hulu migas Pertamina lainnya.

Sebagai tahap awal, perluasan digitalisasi di wilayah kerja hulu migas Pertamina akan dimulai dari Regional 1 Sumatera. Langkah strategis Pertamina dalam pengembangan teknologi digital merupakan upaya mengoptimalkan proses bisnis dengan teknologi mutakhir, memperkuat inovasi bisnis dan membangun kolaborasi untuk mewujudkan operasi yang efisien.

Fasilitas IODSC merupakan sumber informasi atau big data yang berkaitan dengan aktivitas sumur dan peralatan di lapangan. Setiap hari ada sekitar 4.000 hingga 5.000 data yang masuk. Data tersebut diolah agar menjadi informasi berharga yang diperlukan dalam pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.

Penerapan digitalisasi di WK Rokan setidaknya memberikan empat manfaat utama, yakni peningkatan kinerja keselamatan, penurunan signifikan dari potensi kehilangan produksi / LPO hingga sekitar 40 persen, optimalisasi kemampuan fasilitas produksi, dan peningkatan efisiensi.

(akd/hns)