Jokowi Buka Suara Soal Dampak Krisis Energi ke RI

Tim detikcom - detikFinance
Kamis, 21 Okt 2021 06:30 WIB
Presiden Jokowi
Foto: YouTube Sekretariat Presiden
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut mengomentari krisis energi yang belakangan ini melanda beberapa negara di dunia. Dia menilai ada berkah untuk Indonesia.

Menurutnya di balik krisis energi yang terjadi di beberapa negara belakangan memberikan keuntungan bagi Indonesia yakni kenaikan harga komoditas. Apa lagi ekspor Indonesia masih banyak dari sektor komoditas.

"Akhir-akhir ini mulai terjadi di beberapa negara, di Eropa, di China, krisis energi yang semuanya nggak duga. Tapi kita diuntungkan karena harga komoditas naik. Saya kira daerah yang memiliki kelapa sawit, batu bara, nikel, atau tembaga semua senang," tuturnya dalam acara peresmian pembukaan Apkasi Otonomi Expo 2021, dilansir dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (20/10/2021).

Dengan kenaikan harga komoditas, Jokowi yakin perekonomian di daerah juga akan ikut terdorong naik. Sebab beberapa daerah di Indonesia bergantung pada komoditas.

"Karena ekonomi di daerah penghasil komoditas itu akan merangkak naik, Insya Allah akan merangkak naik," tambahnya.

Oleh karena itu Jokowi menyambut baik diselenggarakannya Apkasi Otonomi Expo 2021. Melalui pameran ini para pemerintah kabupaten bisa menunjukkan kekuatan ekonomi masing-masing dan bisa saling berkolaborasi untuk memperkuat ekspor.

"Termasuk perluasan pasar-pasar ekspor baru dan jangan lupa sekali lagi pasar dalam negeri yang sangat potensial yang sangat besar. Karena jumlah penduduk kita 270 juta dan kelas menengah bertumbuh sangat pesat. Ini yang harus menjadi peluang untuk memperkuat industri dalam negeri kita. Jangan sampai pasar yang sangat besar ini diambil produk-produk negara lain," tegasnya.

(das/das)