Masak Bakal Nggak Pakai LPG Lagi, Penggantinya Lebih Murah?

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 12 Nov 2021 15:13 WIB
PT Pertamina (Persero) dikabarkan akan menarik tabung biru Elpiji 12 kilogram (kg). Selanjutnya, Pertamina memasok ke konsumen tabung Bright Gas 12 kg.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Pemerintah mengumumkan terus berupaya mengganti penggunaan LPG (Liquified Petroleum Gas) dengan gasifikasi batu bara atau DME (Dimethyl Ether) dalam kebutuhan rumah tangga seperti memasak. Harganya pun disebut akan lebih murah dari LPG.

PT Pertamina (Persero) sebagai salah satu perusahaan yang akan membangun DME mengungkap perihal harga pengganti LPG akan sesuai dengan kebijakan pemerintah.

"Saat ini penentuan harga DME masih dalam tahap kajian yang tentunya akan disesuaikan dengan kebijakan yang diterbitkan oleh pemerintah terkait distribusi DME," kata Corsec Subholding Commercial and Trading Pertamina, Irto Ginting, kepada detikcom, Jumat (12/11/2021).

Sebelumnya Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia bilang DME akan ikut membantu perbaikan neraca dagang Indonesia. Harapannya kedaulatan energi bisa perlahan-lahan didorong.

"Kemudian neraca perdagangan juga bisa kita jaga dan sudah barang tentu ini akan menciptakan lapangan pekerjaan dan nilai tambah," ujarnya, kemarin Kamis dalam konferensi pers virtual (11/11).

Lantas, apa sih itu DME yang akan menjadi pengganti LPG?