Top! Anak Usaha PLN Sulap Limbah Pembangkit Jadi Oksigen Medis

Jihaan Khoirunnisaa - detikFinance
Kamis, 18 Nov 2021 13:10 WIB
Hidrogen plant Indonesia Power.
Foto: dok. Jihaan Khoirunnisaa/detikcom

Oksigen yang dihasilkan Indonesia Power tidak diperuntukkan untuk komersil. Melainkan akan disumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Hari ini, sebanyak 2.400 tabung oksigen diserahkan kepada sejumlah rumah sakit daerah dan puskesmas di Jakarta Utara, salah satunya RSUD dan Puskesmas di Pademangan.

Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia PLN, Syofvi F. Roekman menyampaikan apresiasi terhadap jajaran Indonesia Power yang telah berhasil menciptakan inovasi tersebut. Sehingga limbah oksigen tidak terbuang percuma, melainkan dapat membantu sesama.

"Alhamdulillah dalam kondisi yang sangat diperlukan, teman-teman terus berinovasi, terima kasih. Mudah-mudah an kita segera rolling ke pembangkit lainnya baik yang di Jawa maupun luar Jawa. Mudah-mudahan programnya bisa terus bergulir," jelasnya.

Syofvi berharap bantuan tabung oksigen dapat dimanfaatkan secara optimal oleh RSUD Pademangan serta Puskesmas Wilayah Pademangan di masa pandemi COVID-19.

"Kami titipkan tabung oksigen ini untuk RSUD Pademangan. Semoga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan dan kita siap menghadapi kehidupan new normal berikutnya," tuturnya.

Selain oksigen, lanjut Syofvi, pihaknya juga menyerahkan 24 infantometer atau alat deteksi dini stunting untuk Puskesmas Warakas.

"Selain itu teman-teman Indonesia Power juga berkontribusi terhadap anak berkebutuhan khusus melalui PAUD inklusi. Mudah-mudahan membawa manfaat dan berkah untuk masyarakat sekitar dan kami untuk bisa selalu peduli dengan lingkungan di sekitar unit pembangkit," jelasnya.

Di sisi lain, Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

"Saya memberikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap pimpinan PT Indonesia Power. Selama ini kita sering berkolaborasi tidak hanya di kegiatan ini. Intinya untuk membantu pemerintah provinsi dan kota dalam mengisi kekosongan dalam menangani permasalahan di masyarakat. Jadi betul-betul terbantu," tandasnya.


(prf/ara)