5 Fakta DME Bakal Gantikan LPG buat Masak, Ibu-ibu Perlu Tahu!

ADVERTISEMENT

5 Fakta DME Bakal Gantikan LPG buat Masak, Ibu-ibu Perlu Tahu!

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 22 Nov 2021 15:32 WIB
Infografis sederet fakta DME yang bakal ganti LPG buat masak
Foto: Infografis detikcom/Luthfy Syahban

3. Manfaat Penggunaan DME

Di Indonesia sendiri, jika DME jadi digunakan maka akan memberikan dampak yang signifikan. Pengamat Energi dan Pertambangan Fahmy Radhi mengatakan, Indonesia selama ini dikenal sebagai salah satu negara di dunia yang menghasilkan batu bara terbesar. Meski sudah dieksploitasi ratusan tahun, cadangan batu bara Indonesia diperkirakan masih ada 38 miliar ton, lebih besar dari cadangan minyak dan gas bumi.

"Selama ini paradigma pengusahaan batu bara di Indonesia adalah 'keduk-jual' tanpa hilirisasi sama sekali. Tidak mengherankan kalau Indonesia termasuk pengekspor terbesar keempat secara global setelah China, India dan Amerika Serikat," kata Fahmy.

4. Kapan Konversi Dilakukan

Proses konversi ini masih panjang. Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan, saat ini Pertamina tengah melakukan proses penjajakan untuk mendapatkan suplai DME. Dia mengatakan, proses hilirisasi tersebut membutuhkan waktu yang lama. Dalam kata lain penggantian LPG dengan DME tidak dilakukan dalam waktu dekat.

"Saat ini Pertamina dalam proses penjajakan untuk mendapatkan suplai DME. Dan tentu diperlukan waktu yang cukup panjang," kata dia kepada detikcom, Sabtu (13/11/2021).

Dia menjelaskan, dalam proses perubahan LPG menjadi DME akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk rencana pembangunan gasifikasi batubara serta persiapan sarana dan fasilitas pendukung distribusi DME. Selain itu, sosialisasi kepada masyarakat pun akan sangat dibutuhkan karena terjadi perubahan kebiasaan.

5. Harga DME

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana mengatakan harga DME harus lebih murah dari LPG. Hal ini untuk menarik perhatian masyarakat agar mau berpindah dari LPG ke DME.

Sayangnya belum bisa diketahui pasti berapa perkiraan harga DME. Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan besaran harga DME masih perlu didiskusikan dengan pemerintah lebih lanjut. Implementasi pergantian LPG ke DME juga masih lama.

"Harganya berapa itu masih perlu didiskusikan lebih lanjut dengan pemerintah dan tidak mungkin di awal tahun (2022) langsung jalan untuk didistribusikan ke masyarakat, nggak mungkin," tuturnya.

Nantinya akan ada regulasi yang mengatur harga DME sesuai hitungan pemerintah. "Terus produsennya nanti seperti apa, nah nanti saya pikir itu masih panjang perjalanannya. Saya belum tahu harga dari produsennya berapa nanti," jelasnya.


(das/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT