Pasokan Listrik-BBM Terganggu Erupsi Semeru, Kapan Pulihnya?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 06 Des 2021 06:44 WIB
Sejumlah warga berdatangan ke lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru. Mereka datang ke sana untuk mencari kerabat maupun menyelamatkan barang berharga.
Ilustrasi/Foto: Deny Prastyo Utomo/detikcom

Lalu kalau pasokan BBM dan Elpiji bagaimana, apakah ikut terganggu juga?

PT Pertamina (Persero) menegaskan pasokan BBM dan Elpiji untuk wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru masih aman. Baik pada stok maupun penyaluran BBM dan Elpiji tak mengalami permasalahan yang berarti.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fajriyah Usman mengatakan kegiatan penyaluran dan stok BBM maupun Elpji di kawasan Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara juga tetap aman.

Fajriyah mengatakan untuk di Lumajang sejauh ini ada sebanyak 17 SPBU dan 12 agen Elpiji yang masih beroperasi.

"Terkait bencana alam Gunung Semeru utamanya di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara. Khususnya di Lumajang kami pastikan ketahanan stok BBM-Elpiji dan penyaluran berjalan lancar," ungkap Fajriyah dalam konferensi pers yang sama.

Di sisi lain, ada salah satu SPBU yang terletak dekat dengan Gunung Semeru, jaraknya sekitar 14 km. Fajriyah mengatakan pihaknya melakukan alih suplai karena ada masalah putusnya Jembatan Gladak Perak.

Pengalihan pasokan dilakukan melalui Integrated Terminal Surabaya, sebelumnya pasokan didapatkan melalui Fuel Terminal Malang. Namun karena ada jembatan Gladak Perak yang putus maka pasokan dialihkan.

"Salah satu SPBU ada di Kecamatan Pronojiwo itu dekat, sekitar 14 km dari Puncak Semeru. Terkait pasokan ke SPBU di situ kami lakukan alih suplai karena ada putusnya Jembatan Gladak Perak," ungkap Fajriyah.

Lebih lanjut, untuk pasokan Elpiji di daerah Lumajang, pihaknya juga melakukan pengalihan pasokan. Dari SPPBE dari sebelumnya di wilayah Lumajang ke SPPBE di Malang dengan rata-rata penyaluran 40 ribu tabung per bulan.


(hal/eds)