Bertemu Luhut, Menteri Jepang Sampaikan Terima Kasih soal Batu Bara

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 11 Jan 2022 20:33 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan (YouTube Sekretariat Presiden)
Foto: Dok. Kemenko Kemaritiman dan Investasi

Menko Luhut juga menawarkan investasi pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Kalimantan yang hingga kini mampu menghasilkan listrik sebanyak 11 ribu megawatt.

"Desember tahun lalu, Presiden Jokowi telah meresmikan ground breaking green industrial park seluas 30 hektar,"bebernya. T

Terakhir, Luhut mengusulkan agar kedua negara membuat skema diskusi teknis yang bertemu secara regular agar dapat membahas secara intensif mengenai poin-poin kerja sama kedua negara.

Dalam kesempatan yang sama Menteri Koichi mengawali sambutannya dengan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang membuat keputusan soal kapal pengangkut batu bara telah diumumkan kemarin, Senin (10/1/2022).

"Saya berterima kasih sudah dijelaskan secara detail tentang rencana pemerintah Indonesia soal release batu bara," kata Koichi.

Usai menyampaikan apresiasinya, Menteri Koichi menyambut baik usulan Menko Luhut agar ada dialog yang bersifat regular bagi kedua negara. "Ada beberapa skema diskusi antara pemerintah dan swasta. Nanti kami juga akan diskusikan lebih lanjut lagi. Apapun (skemanya) kami terbuka,"tukasnya.

Kemudian, menteri perdagangan Jepang itu menjelaskan mengenai perkembangan investasi perusahaan Jepang untuk industri amonia di Teluk Bintuni, Papua Barat. "Saat ini proyek tersebut sudah sampai pada tahap FS (Studi Kelayakan),"urainya.

Selain soal industri Amonia, Menteri Koichi juga sempat mengungkapkan keinginan negaranya untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam pengembangan baterai untuk pembangkit tenaga surya. Terakhir, dia berharap kedua negara dapat bekerja sama lebih erat pada masa mendatang.

Hadir mendampingi dalam pertemuan itu, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Dirjen METI Jepang Matsuo Takehiko, dan Dubes Jepang Kanasugi Kenji.


(hns/hns)