Jubir Luhut Bantah DMO Batu Bara Pakai Harga Pasar Bikin Tarif Listrik Naik

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 13 Jan 2022 16:36 WIB
Juru bicara Luhut Pandjaitan, Jodi Mahardi
Foto: Juru Bicara Luhut Pandjaitan, Jodi Mahardi (Screenshot YouTube Setpres)
Jakarta -

Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi membantah rencana pemerintah mengubah skema domestic market obligation (DMO) batu bara atau untuk kebutuhan dalam negeri membuat tarif listrik naik meski PT PLN (Persero) akan membeli batu bara dengan harga pasar.

Sebab, PLN akan mendapat 'subsidi' dari pungutan pengusaha baru bara. Hal ini sekaligus membantah pemberitaan terkait pernyataan Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra Kardaya Warnika.

"Nggak akan menaikkan tarif listrik," katanya kepada detikcom lewat pesan singkat, Kamis (13/1/2022).

"Karena selisih harga pasar dan HBA US$ 70 disubsidi oleh pungutan batu bara dari para pengusaha batu bara," sambungnya.

Ia pun berharap agar semua pihak menahan diri untuk melontarkan wacana yang bisa menyesatkan masyarakat.

"Harap memperhatikan penjelasan yang sudah diberikan," katanya.

Berlanjut ke halaman berikutnya.