Kala Ahok Meramal SPBU Bakalan 'Melompong' 5 Tahun Lagi

Iffa Naila Safira - detikFinance
Sabtu, 12 Feb 2022 19:00 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meluncurkan buku Panggil Saya BTP di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020).
Ahok/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meramal dalam 5 tahun ke depan diperkirakan Stasiun Pengisian Bakar Umum (SPBU) bakalan sepi. Kok bisa ya?

Ahok memperkirakan dalam lima tahun ke depan akan terjadi pengembangan industri kendaraan motor bertenaga listrik. Sehingga ini menjadi ancaman bagi Pertamina, lantaran selama ini SPBU didominasi oleh kendaraan roda dua tersebut.

Ahok menilai permintaan BBM akan menurun seiring dengan berkembangnya industri kendaraan listrik.

"Saya yakin tidak sampai 5 tahun kendaraan motor ganti listrik, itu jika ada pemberian kredit bunga murah. Saya kira SPBU bisa langsung kosong karena operasional SPBU itu kebanyakan diisi oleh motor," kata Ahok dalam acara DBSI Spring Festival, Kamis (10/2/2022) lalu.

Ke depannya, juga akan ada kredit murah untuk pembelian motor listrik. Nah, makanya bisa saja masyarakat lebih memilih menggunakan baterai listrik untuk kendaraan listriknya. "Pengalaman kita kalau nggak keluar kota, mereka ngecas cukup di rumah aja," ungkap Ahok.

Pertamina disebut harus betul-betul memikirkan terkait bisnis SPBU yang saat ini diandalkan. Dia meminta BUMN sektor energi tersebut mulai membangun logistik supply chain.

"Minimal kita menguasai data ritel, tidak hanya produk minyak saja, ada lubricant, ada yang lain juga. Tapi lebih penting adalah jaringan logistik supply change, saya kira itu ke depan seperti itu," ungkap Ahok.

(fdl/fdl)