Pengusaha RI Gandeng Investor AS-Kanada Mau Garap Energi Hijau

ADVERTISEMENT

Pengusaha RI Gandeng Investor AS-Kanada Mau Garap Energi Hijau

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 29 Apr 2022 22:15 WIB
Pemerintah terkesan menggebu-gebu menerapkan EBT
Ilustrasi EBT/Foto: detik
Jakarta -

Ketua Penyelenggara B20 Indonesia, Shinta W. Kamdani mengatakan delegasi B20 Indonesia melakukan roadshow ke Amerika Serikat (AS) dan Kanada untuk melakukan sosialisasi tentang isu prioritas dan agenda Presidensi B20 Indonesia.

Selain itu, mengundang para pelaku usaha dari AS dan Kanada untuk hadir dalam B20 Indonesia Summit 2022 yang akan diselenggarakan 13-14 November 2022 mendatang di Bali, Indonesia.

"Ini adalah roadshow Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia sebagai penyelenggara sekaligus roadshow pertama B20 Indonesia. Kami melakukan sosialisasi mengenai isu prioritas, agenda dan tangible legacy projects yang akan diberikan oleh B20 Indonesia sekaligus mengundang para delegasi untuk mengikuti B20 Indonesia Summit 2022 pada pertengahan November mendatang di Bali, Indonesia," ujar Shinta dalam keterangannya dari New York, Jumat (29/4/2022).

Roadshow ini diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan kerja sama bilateral ekonomi Indonesia dengan AS dan Kanada, tetapi juga untuk memaparkan peluang investasi kepada calon investor kedua negara terkait transisi energi dan sustainable finance, khususnya melalui inisiasi Carbon Market Hub dan Blended Finance untuk infrastruktur energi baru dan terbarukan.

Terutama untuk mendorong percepatan kolaborasi sektor swasta dan multilateral development bank (MDB) dalam bentuk inisiatif blended finance yang akan menyalurkan investasi dari sektor publik, swasta, development fund dan filantropi kepada proyek-proyek investasi hijau.

Proyek transisi hijau yang akan didorong melalui B20 Indonesia, diharapkan menjadi salah satu legacy B20 untuk dunia yang diupayakan melalui Net Zero Roadmap yang bertujuan menciptakan lebih banyak peluang bisnis, lapangan kerja bersih dan hijau hingga pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan kolaboratif.

"Saat itu kita membahas mengenai transisi energi hijau yang merupakan salah satu isu strategis yang didorong oleh Presidensi G20 Indonesia. Jadi di AS dan Kanada ini kami berkeliling menemui beberapa calon investor sekaligus termasuk di antaranya Michael Bloomberg selaku Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Ambisi dan Solusi Iklim, Pendiri Bloomberg LP dan Bloomberg Philanthropies, dan Anggota B20 International Advocacy Caucus," ujar Shinta.

Lebih lanjut, Shinta mengatakan saat di Amerika Serikat dirinya bersama delegasi pertama kali mengadakan pertemuan di New York untuk mengikuti forum ekonomi BloombergNEF, dimana pada kesempatan tersebut BloombergNEF juga mengumumkan akan turut berpartisipasi dalam agenda G20-B20 Summit pada pertengahan November mendatang dengan menjadi tuan rumah BloombergNEF Summit Bali yang bertemakan Net Zero pada 12 November 2022.

Di New York, Shinta bersama delegasi mengunjungi institusi New York Stock Exchange, US Chamber of Commerce, jaringan e-commerce, serta jaringan pelaku usaha. Lalu di Washington DC, delegasi melawat ke Department of Commerce, World Bank, AFC, DFC dan berkesempatan menemui John Kerry selaku Utusan Khusus Presiden AS Bidang Iklim.

Berlanjut ke halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT