Bahlil Beberkan Progres Smelter Freeport, Singgung Perintah Jokowi

Aulia Damayanti - detikFinance
Sabtu, 14 Mei 2022 08:30 WIB
Jakarta -

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia membeberkan pertemuan dengan 12 perusahaan Amerika Serikat (AS). Salah satunya adalah Freeport-McMoRan.

Dalam pertemuan itu Bahlil menyampaikan progres dari smelter yang dibangun PT Freeport Indonesia. Sebagai informasi, Forum bisnis ini dilakukan sela-sela kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan delegasi menghadiri KTT ASEAN-AS di Washington DC.

"Kemudian bertemu dengan Freeport, kami menyampaikan bahwa pembangunan smelter di Gresik sudah 40%. Kami menargetkan pada akhir 2023 ini sudah COD," kata Bahlil, dikutip dari keterangan pers di YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (13/5/2022).

"Ini adalah perintah Bapak Presiden terkait dengan implementasi Undang-Undang Minerba. Jadi hilirisasi adalah satu kata kunci yang tidak diprioritaskan kepada salah satu perusahaan tertentu, tapi harus semuanya sama," lanjut Bahlil.

Selain Freeport, pertemuan juga berlangsung dengan Microsoft. Isi pertemuan itu terkait progres dari pembangunan data center dan beberapa infrastruktur telekomunikasi.

"Pertama dengan Microsoft ini akan membangun data center dan beberapa infrastruktur telekomunikasi di sana. Ini sudah dimulai," jelas Bahlil.

Kemudian, pertemuan juga dilakukan dengan Cargill, Air Product, dan Chevron. Ada pula perusahaan lampu Alphalite yang akan menyuplai kebutuhan lampu di hampir semua negara.

Selain itu juga bertemu dengan C4V, perusahaan baterai. Bahlil mengatakan sudah memberikan penawaran kepada perusahaan tersebut.

"Jadi kemarin untuk membangun ekosistem baterai mobil, ada China, Korea, Jerman dan Inggris. Hari ini ada perusahaan dari Amerika yang ikut ambil bagian masuk di Indonesia," jelasnya.

"Kami sudah menawarkan kepada mereka bahwa jika tidak masuk investasi ekosistem baterai di Indonesia, itu salah satu perusahaan yang mungkin akan rugi, sebab semua bahan baku yang ada di Indonesia itu untuk ekosistem baterai mobilnya cukup bagus," pungkas Bahlil.

(hns/hns)