ADVERTISEMENT

Harga Minyak Tembus US$ 110, Produksi Listrik Bengkak Rp 23 T

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 01 Jul 2022 19:15 WIB
Funky Lighting In Modern Office
Foto: Getty Images/iStockphoto/Thurtell
Jakarta -

Kenaikan harga komoditas khususnya minyak memberikan dampak pada PT PLN (Persero). Tingginya harga minyak memberikan dampak pada peningkatan pada biaya pokok produksi (BPP) listrik.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, asumsi harga minyak mulanya US$ 63 per barel. Namun, harga minyak kini telah menembus US$ 110 per barel.

Dia mengatakan, kenaikan harga minyak per dolar berkontribusi pada biaya operasional sebesar Rp 500 miliar. Ujarnya, dengan kenaikan harga minyak sebesar US$ 40 hingga US$ 45 dolar maka berdampak pada BPP sebesar Rp 20 triliun hingga Rp 23 triliun.

"Dampak kenaikan harga minyak yang waktu itu asumsi US$ 63 saat ini sudah US$ 110 ada dampak terhadap kenaikan biaya cost kami yaitu per dolar per barel punya dampak sekitar Rp 500 miliar biaya operasional. Dan untuk itu kenaikan US$ 40-45 akan berdampak sekitar Rp 20-23 triliun kenaikan biaya pokok produksi," jelasnya dalam konferensi pers di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Jumat (1/7/2022).

Hal itu membuat adanya disparitas harga jual listrik dan BPP dengan rata-rata untuk rumah tangga sebesar Rp 250 per kWh. Dia bilang, disparitas itu ditanggung pemerintah dengan memberikan kompensasi.

"Pemerintah di saat yang bersamaan juga melakukan pembayaran kompensasi menggunakan program akselerasi dalam waktu yang sangat cepat menandakan bahwa pemerintah memberikan sinyal kepada PLN agar terus menjaga kesinambungan pasokan listrik kepada masyarakat," terangnya.

Pemerintah sendiri baru saja membayarkan kompensasi sebesar Rp 24,6 triliun untuk tahun 2021. Pembayaran ini sekitar 6 bulan setelah tutup buku, lebih cepat dari biasanya yang mencapai 2 tahun.

Darmawan mengatakan, kenaikan harga batu bara dan gas tidak memberikan dampak pada kenaikan biaya produksi PLN. Sebab, harga batu bara dan gas untuk PLN sudah diatur.

"Kenaikan harga gas sudah diatur tidak berdampak kenaikan biaya listrik PLN," katanya.



Simak Video "Jokowi Bolak-balik Singgung Harga BBM, Apa yang Dicemaskan?"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT