ADVERTISEMENT

Dibiayai BNI, Pabrik Kalbe Nutritionals di Cikarang Pasang PLTS

Inkana Izatifiqa R Putri - detikFinance
Jumat, 08 Jul 2022 15:50 WIB
PLTS
Foto: dok. BNI

Mengenai hal ini, Corporate Secretary BNI Mucharom menyampaikan BNI terus mendukung pembiayaan bagi pembangunan proyek-proyek energi baru terbarukan. Pada kesempatan ini, dukungan BNI diberikan kepada Aruna yang memiliki kapasitas sebagai penyedia jasa pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya.

Bagi BNI, lanjut Mucharom, implementasi green banking merupakan salah satu arahan dari Otoritas Jasa Keuangan guna membantu percepatan transisi energi di sektor riil.

Hingga kuartal pertama 2022, kredit BNI untuk sektor energi baru dan terbarukan telah mencapai Rp 10,3 triliun. BNI juga telah menyalurkan pembiayaan untuk penanganan polusi mencapai Rp 6,8 triliun, serta segmen pengelolaan air dan air limbah senilai Rp 23,3 triliun.

"Sebagai pioneer green banking, tentunya kami menyambut baik langkah kolaboratif ini. Kami berharap lebih banyak pelaku industri yang tergerak untuk mulai melakukan transformasi demi mendukung semangat go green nasional," katanya.

Mucharom menyampaikan BNI akan terus memperkuat upaya penjagaan lingkungan seiring dengan efektifnya obligasi hijau senilai Rp 5 triliun. Selain itu, BNI pun aktif mencari debitur-debitur potensial berkualitas untuk menyalurkan fasilitas pembiayaan pada proyek-proyek dalam kategori kegiatan usaha lingkungan.

"Untuk membantu transisi ekonomi karbon di Indonesia, BNI juga telah memperoleh peringkat Surat Utang Jangka Panjang ini dari PEFINDO untuk periode satu tahun, dengan peringkat AAA yang merupakan peringkat tertinggi. Dari tahap book building green bond kami juga telah oversubscribed sebanyak 4 kali, yang mengindikasikan bahwa investor mengapresiasi komitmen BNI," pungkasnya.



Simak Video "Momen Sejumlah ABG 'SCBD' Tidur Ngemper di Dukuh Atas"
[Gambas:Video 20detik]

(prf/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT