ADVERTISEMENT

Antrean Pertalite Mengular di SPBU, Pertamina Ungkap Tak Batasi Stok

Aulia Damayanti - detikFinance
Sabtu, 13 Agu 2022 13:30 WIB
Sejumlah kendaraan antre mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Tol Sidoarjo 54.612.48, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (11/4/2022). Pemerintah menetapkan Pertalite sebagai jenis BBM khusus penugasan yang dijual dengan harga Rp7.650 per liter dan Biosolar Rp5.510 per liter, sementara jenis Pertamax harganya disesuaikan untuk menjaga daya beli masyarakat yakni menjadi Rp 12.500 per liter dimana Pertamina masih menanggung selisih Rp3.500 dari harga keekonomiannya sebesar Rp16.000 per liter di tengah kenaikan harga minyak dunia. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/rwa.
Antrean Pertalite Mengular di SPBU, Pertamina Ungkap Tak Batasi Stok/Foto: ANTARA FOTO/Zabur Karuru
Jakarta -

Terjadi antrean yang mengular untuk pengisian BBM Pertalite di salah satu SPBU kawasan Sawangan, Depok. Petugas SPBU mengatakan antrean terjadi sejak kemarin, sementara stok dari Pertalite di sana diakui tengah sulit dan cepat habis.

"Pertalite dari kemarin antrenya emang kayak gini, lagi agak susah, cepet abis," kata petugas SPBU tersebut, kepada detikcom, Sabtu (13/8/2022).

Menanggapi foto mengularnya antrean Pertalite di SPBU Sawangan dan keterangan tersebut, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting memastikan tidak ada pembatasan penyaluran BBM ke SPBU. Ia juga bilang stok Pertalite sampai saat ini dalam posisi aman.

"Yang jelas dari Pertamina tidak ada pembatasan penyaluran ke SPBU. Stok Pertalite kita dalam posisi aman," katanya kepada detikcom, Sabtu (13/8/2022).

Berkaitan laporan detikcom mengenai antrean panjang Pertalite di Sawangan, Depok, Irto mengatakan pihaknya akan mengecek antara permintaan SPBU tersebut dan penyaluran dari Pertamina.

"Saya cek apa permintaan mereka sudah sesuai tidak dengan yang disalurkan," ujarnya.

Antrean Pertalite Mengular di DepokAntrean Pertalite Mengular di Depok Foto: Dok. Istimewa

Ia khawatir bahwa permintaan SPBU yang kurang meskipun Pertamina sudah menyalurkan 100% dari stok yang diminta oleh SPBU. Karena memang Pertamina hanya menyalurkan sesuai dengan kuota setiap SPBU dan permintaan SPBU juga.

"Sebenarnya kuota setiap SPBU sudah ditentukan oleh BPH Migas. Kita coba mengatur agar bisa mencukupi," ucapnya.

Apabila SPBU ingin menambah pasokannya, pihak Pertamina akan memasukkan penambahan itu dalam rencana penyaluran. "Kita akan salurkan sesuai permintaan dari SPBU," tutupnya.

(ada/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT