Beli Pertalie Bakal Dibatasi 120 Liter/Hari, Apa Kabar MyPertamina?

ADVERTISEMENT

Beli Pertalie Bakal Dibatasi 120 Liter/Hari, Apa Kabar MyPertamina?

Ilyas Fadilah - detikFinance
Jumat, 16 Sep 2022 08:13 WIB
Warga menunjukan aplikasi MyPertamina saat mengisi bahan bakar pertalite di SPBU Pertamina Abdul Muis, Jakarta, Rabu (29/6/2022). PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina Patra Niaga, akan melakukan uji coba pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi, Pertalite dan Solar, secara terbatas bagi pengguna yang sudah terdaftar pada sistem MyPertamina, mulai 1 Juli mendatang. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.
Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA
Jakarta -

Pembatasan penggunaan BBM subsidi lewat aplikasi MyPertamina belum juga diterapkan. Padahal, implementasi MyPertamina sempat direncanakan berlaku pada 1 September 2022.

Terkait hal ini, Pertamina menyebut jika pihaknya masih fokus melakukan pendataan dan sosialisasi. Hal ini disampaikan langsung oleh Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting.

"Kita masih melakukan pendataan dan sosialisasi. Kita juga sedang melakukan uji coba sistem dan infrastruktur," katanya kepada detikcom, Kamis (15/9/2022).

Adapun penggunaan MyPertamina adalah untuk menyalurkan BBM subsidi secara tepat sasaran. Nantinya hanya kendaraan dengan spesifikasi tertentu saja yang bisa membeli BBM subsidi.

Meski belum menggunakan MyPertamina, tetapi ada uji coba pembatasan BBM Pertalite untuk mobil di bulan September. Maksimal pembelian adalah 120 liter Pertalite per hari. Irto menjelaskan uji coba ini berlaku sementara.

"Itu sementara saja sebagai default di sistem. Di mana kita sedang melakukan uji coba sistem dan infrastruktur," katanya kepada detikcom.

Pertamina menyebut masih menunggu ketentuan kendaraan apa saja yang bisa membeli BBM subsidi. Aturan ini akan tertuang dalam revisi Perpres 191/2014 terkait ketentuan masyarakat yang berhak menggunakan Jenis BBM Tertentu (JBT) Solar dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite.

"Sementara itu kami juga masih menunggu ketentuan kriteria kendaraan yang bisa menggunakan BBM Subsidi yang nanti akan tertuang dalam revisi perpres 191/2014," katanya menambahkan.

Di sisi lain, Kementerian ESDM sempat menargetkan revisi Peraturan Presiden Nomor 191 tahun 2014 akan rampung Agustus 2022. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif

"Insya Allah (Agustus), kita harus kerja cepat ini. Item-itemnya sudah ada," katanya di Senayan, Rabu (27/7/2022).

Hingga saat ini pengetatan pembelian BBM jenis Pertalite dan Solar menggunakan aplikasi MyPertamina belum berlaku di SPBU DKI Jakarta. Meski demikian, petugas SPBU Pertamina sudah menginput pelat nomor kendaraan yang membeli BBM tersebut.

detikcom mengecek salah satu SPBU di Jakarta Selatan dan diketahui bahwa aplikasi MyPertamina belum digunakan untuk pembelian Pertalite dan Solar. Salah satu pengurus SPBU mengatakan SPBU di DKI Jakarta belum diwajibkan.

"Sebenarnya sudah tapi bukan dengan aplikasi. Ini sistemnya input nomor polisi, kalau untuk aplikasi pakai barcode memang belum," ujarnya kepada detikcom, Kamis (1/9/2022).



Simak Video "Aplikasi MyPertamina Banjir Review Bintang 1"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT