PLN Fokus Monitoring Program Uji Coba Kompor Listrik pada 1.000 KPM

ADVERTISEMENT

PLN Fokus Monitoring Program Uji Coba Kompor Listrik pada 1.000 KPM

Sukma Nur - detikFinance
Minggu, 25 Sep 2022 21:15 WIB
PLN
Foto: PLN
Jakarta -

PT PLN (Persero) mendukung arahan presiden terkait peralihan masyarakat menggunakan LPG 3 kg menjadi menggunakan kompor listrik. Bentuk dukungan tersebut PLN lakukan dalam pendampingan dan mengevaluasi program uji coba kepada 1.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Solo, Jawa Tengah dan Denpasar, Bali.

"Arahan pemerintah sangat jelas dan PLN menindaklanjuti dengan berbagai perbaikan pada program uji coba di dua kota tersebut. Kami terus memberikan pendampingan kepada masyarakat penerima manfaat, sampai benar-benar dapat mengoperasikan penggunaannya secara mandiri dan beralih sepenuhnya ke kompor listrik," jelas Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam keterangan tertulis, Minggu (25/9/2022).

PLN menjadikan masyarakat yang menggunakan daya listrik sebesar 450 VA dan 900 VA sebagai penerima program peralihan kompor listrik. Dalam penggunaannya, PLN telah menyediakan jalur kabel listrik khusus untuk memasak dengan daya yang cukup untuk kompor listrik. Sehingga, tidak ada perubahan daya listrik untuk masyarakat tersebut.

Jalur kabel ini juga terpisah dari instalasi listrik yang sudah ada dan tidak ada perubahan tarif yang akan dikenakan kepada masyarakat.

"Meskipun disediakan jalur kabel khusus memasak oleh PLN, daya listrik KPM tidak mengalami perubahan. Yang 450 VA tetap 450 VA, yang 900 VA juga tetap 900 VA. Kami juga memastikan, tidak ada pengalihan daya 450 VA ke 900 VA sebagaimana yang sempat beredar di masyarakat," ujar Darmawan.

Selain itu, ia mengatakan monitoring dan evaluasi juga masih terus dilakukan. Kendala-kendala teknis yang dialami KPM dalam menggunakan peralatan memasak seperti panci dan wajan menjadi masukan untuk dilakukan perbaikan.

Namun, secara keseluruhan program ini menunjukkan progres yang positif. Konsumsi kWh dari penggunaan kompor listrik semakin besar dan KPM mulai merasakan biaya memasak menggunakan kompor listrik lebih murah daripada LPG 3 kg.

"PLN akan melaporkan data pemantauan dan evaluasi program uji coba kompor listrik di dua kota tersebut secara periodik untuk menjadi pertimbangan pemerintah dalam mengambil kebijakan selanjutnya," ungkapnya.

PLN selalu berupaya menjalankan arahan pemerintah mempercepat transisi energi bersih di tanah air, mendukung upaya subsidi tepat sasaran, sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia dari energi impor dan berganti menggunakan energi domestik yang lebih murah.



Simak Video "Konversi Elpiji 3 Kg ke Kompor Listrik Tak Dilakukan Tahun Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT