Erick Thohir Tunjuk Nicke Widyawati Jadi Dirut Pertamina Lagi

ADVERTISEMENT

Erick Thohir Tunjuk Nicke Widyawati Jadi Dirut Pertamina Lagi

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Senin, 03 Okt 2022 10:14 WIB
Pertamina Kembangkan Teknologi Diesel Biohidrokarbon dan Bioavtur
Dirut Pertamina Nicke Widyawati/Foto: Dok. Pertamina
Jakarta -

Nicke Widyawati kembali ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Hal ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina (Persero).

Penetapan tersebut tertuang dalam Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara No SK-199/MBU/09/2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina yang ditandatangani Senin, 19 September 2022 lalu.

Nicke Widyawati dinilai oleh pemegang saham mampu mengantarkan Pertamina menjalankan transformasi perusahaan sekaligus meraih kinerja terbaik sepanjang periode pertama kepemimpinannya yakni April 2018 hingga September 2022.

Sebagai pucuk pimpinan Pertamina, Nicke Widyawati juga diakui mampu mengkonsolidasikan kekuatan perusahaan untuk menjaga ketahanan energi nasional dan menjalankan transisi energi dalam kondisi yang penuh tantangan yaitu pandemi Covid-19, konflik geopolitik, dan perubahan iklim.

"Saya berterima kasih kepada seluruh Perwira Pertamina atas kerja keras dan dukungannya. Semoga dalam periode kedua ini kita dapat terus memperkuat konsolidasi untuk melanjutkan transformasi perusahaan," ucap Nicke dalam keterangan tertulis, Senin (3/10/2022).

Menurutnya, capaian yang telah ditorehkan di periode pertama merupakan landasan untuk menjalankan program dan mengejar target perusahaan pada periode keduanya.

Nicke Widyawati akan bergandengan tangan dengan seluruh jajaran direksi dan komisaris serta Perwira Pertamina Group dalam melaksanakan tiga strategi utama di tahun ini yakni meningkatkan kinerja bisnis migas eksisting, menjalankan transisi energi, serta pengembangan energi baru terbarukan.

"Kami akan melanjutkan transisi energi dengan inisiatif dan agenda strategis untuk menjamin ketahanan energi di masa depan sekaligus mengejar aspirasi pemegang saham yakni mencapai market value sebesar US$ 100 billion," pungkas Nicke.

Tonton juga Video: Simak Daftar Harga Terbaru BBM di SPBU

[Gambas:Video 20detik]



(ara/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT