Tambang Ilegal Disorot Gibran dan Ganjar hingga Menteri ESDM Turun Tangan

ADVERTISEMENT

Tambang Ilegal Disorot Gibran dan Ganjar hingga Menteri ESDM Turun Tangan

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 30 Nov 2022 05:45 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo/Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Tambang pasir ilegal di Klaten, Jawa Tengah tengah menjadi sorotan usai Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka berkicau jika ada beking yang mengerikan. Cuitan itu sebagai respons Gibran atas keluhan netizen terkait tambang ilegal tersebut.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga merespons persoalan tambang ilegal ini. Senada, Ganjar juga menyebut ada beking 'besar'.

Tak lama, Ganjar pun melakukan rapat koordinasi yang dihadiri yang dihadiri peserta dari kabupaten/kota. Hal itu disampaikan Ganjar melalui cuitannya di Twitter.

"Hari ini kita rakor seluruh kabupaten kota menyikapi tambang ilegal. Kita sepakati membuat desk pelaporan untuk menerima laporan masyarakat. Dari laporan itu kita akan cek langsung ke lapangan untuk memberantas tambang ilegal yang semakin meresahkan masyarakat," tulis Ganjar dikutip detikcom, Selasa (29/11/2022).

Dalam cuitan tersebut, Ganjar juga mengunggah potongan video rapat. Dalam video tersebut, Ganjar menanyakan kepada kepada peserta yang hadir, daerah mana yang memiliki tambang galian C dan tertekan karena adanya tambang tersebut. Ia meminta peserta angkat tangan.

"Apakah Bapak Ibu, di mana daerahnya punya galian C, hidup Anda tertekan atau tidak? Yang merasa tertekan, angkat tangan. Loh rak usah wedi, iki nek ora tak kandake karo KPK loh ini (Loh nggak usah takut, kalau tidak saya laporkan KPK loh ini)," ujar Ganjar.

Beberapa peserta pun terlihat mengangkat tangan. Kemudian, ia bertanya apakah ada daerah yang memiliki galian C dan itu menyenangkan atau tak masalah.

"Yang merasa di daerahnya ada galian C itu menyenangkan dan tidak masalah, angkat tangan. Rak wani og kowe og (Kamu nggak berani kok)," ujarnya.

Menurut Ganjar hal itu tidak bisa dibiarkan. Sebab, tambang ilegal membuat mata air hilang dan jalan rusak. Diakui Ganjar, di belakang galian C isinya preman.

"Ini nggak bisa, mata air hilang, jalan rusak karena jalannya itu kalau nggak jalannya desa, ya jalannya kabupaten. Memang di belakang galian C itu isinya gali (preman)," katanya.

Menteri ESDM turun tangan di halaman berikutnya.

Simak juga Video: Sambo Bicara Tambang Ilegal Ismail Bolong: Melibatkan Perwira Tinggi

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT