Buntut Viral BBM VIVO Lebih Berkualitas dari Pertamina hingga Dicolek DPR

ADVERTISEMENT

Buntut Viral BBM VIVO Lebih Berkualitas dari Pertamina hingga Dicolek DPR

Ilyas Fadilah - detikFinance
Jumat, 09 Des 2022 07:45 WIB
Harga BBM di SPBU Vivo turun/
Foto: Harga BBM di SPBU Vivo turun/Aulia Damayanti-detikcom
Jakarta -

BBM VIVO menjadi saingan kuat bagi Pertamina. BBM VIVO mulai mencuat pasca menjual bahan bakar lebih murah dari milik Pertamina.

Saat itu, BBM milik VIVO yaitu Revvo 89 (RON 89) dijual Rp 8.900/liter, atau 1.100 lebih murah dari BBM Pertalite yang dinaikkan jadi Rp 10.000/liter.

Beberapa waktu kemudian Revvo 89 akhirnya menghilang dan mulai digantikan Revvo 90 (RON 90). Revvo 90 kini dijual Rp 12.000/liter atau Rp 2.000 lebih mahal dari Pertalite.

Meski lebih mahal, BBM saingan Pertalite ini tetap diburu konsumen, salah satunya ojek online. Sebab ada anggapan bahwa Revvo 90 lebih irit dan kualitasnya lebih bagus ketimbang BBM Pertamina.

Alhasil berita ini pun sampai ke telinga anggota DPR RI. Anggota Komisi VII Fraksi Gerindra Ramson Siagian mempertanyakan kualitas BBM VIVO yang dikabarkan lebih baik dibanding BBM Pertamina.

Hal ini disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Direktur Jenderal Migas, BPH Migas, dan perusahaan penyedia BBM di Indonesia.

"BBM VIVO katanya lebih berkualitas dari BBM milik Pertamina Patra Niaga," katanya di DPR RI, Kamis (8/12/2022).

Ia mengaku mendapat beberapa keluhan terkait ini. Ramson juga mengklaim harga BBM VIVO dijual dengan harga yang lebih murah.

"Ada keluhan kualitas VIVO lebih baik dengan harga lebih murah," tanyanya.

Ramson meminta penjelasan, apakah cara VIVO dalam pemasaran lebih baik ketimbang Pertamina, termasuk dalam penggunaan media sosial. Pasalnya, keluhan soal kualitas BBM Pertamina dan VIVO terjadi sampai di tingkat publik.

"Sampai di tingkat dapil ada pengaduan. 'Waduh, kalau di VIVO lebih bagus," jelasnya.

Sebagai informasi, rapat ini dihadiri beberapa perusahaan penyedia BBM. Antara lain adalah PT Pertamina Patra Niaga, PT VIVO Energy, Shell Indonesia, PT AKR, dan Exxon Mobil.

(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT