Sebuah kapal tanker pengangkut bahan bakar diserang Garda Revolusi Iran. Kapal itu diidentifikasi sebagai kapal sekutu Amerika Serikat (AS) yang melewati Selat Hormuz secara ilegal setelah jalur logistik tersebut ditutup oleh Iran.
Dilansir dari Reuters, Selasa (3/3/2026), kapal tanker itu diidentifikasi sebagai Athe Nova, berbendera Honduras. Kapal terbakar di Selat Hormuz setelah dihantam oleh dua drone pada Senin kemarin.
Selat Hormuz merupakan jalur ekspor minyak terpenting di dunia, yang menghubungkan produsen minyak Teluk terbesar, seperti Arab Saudi, Iran, Irak, dan Uni Emirat Arab, dengan Teluk Oman dan Laut Arab. Kini jalur tersebut ditutup otoritas Iran di tengah perang yang terjadi dengan AS dan Israel sebagai sekutunya.
Pernyataan Garda Revolusi Iran mengatakan kapal tersebut bertindak sejalan dengan Amerika dan mengidentifikasinya sebagai Athe Nova. Laporan media Iran menunjukkan bahwa kapal tersebut menyediakan bahan bakar untuk kapal-kapal Angkatan Laut AS.
VesselFinder dan penyedia data pelacakan lainnya menunjukkan Athe Nova, sebuah kapal tanker sepanjang 96 meter, berada di area tersebut sesaat sebelum serangan.
Seorang juru bicara militer Iran tidak secara eksplisit menyatakan bahwa kapal tersebut dihantam oleh drone Iran. Tetapi insiden penyerangan kapal tersebut masuk dalam laporan yang dia berikan di televisi pemerintah tentang operasi militer Garda Revolusi di wilayah Teluk.
Tonton juga video "Iran: Ada Upaya AS-Israel Menyeret Perang ke Arah Selat Hormuz"
(acd/acd)