Di Depan DPR, Purbaya Ungkap Orang Dalam Kemenkeu Bilang APBN Kuat 2 Minggu

Di Depan DPR, Purbaya Ungkap Orang Dalam Kemenkeu Bilang APBN Kuat 2 Minggu

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 06 Apr 2026 13:16 WIB
Menkeu Purbaya
Foto: Ignacio Geordy Oswaldo
Jakarta -

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bicara kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) jika bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak naik sampai akhir tahun 2026 di tengah kenaikan harga minyak dunia. Bendahara Negara itu membantah isu jika fiskal akan habis dalam dua minggu.

Purbaya mengatakan isu APBN akan habis dalam dua minggu beredar dari internal Kementerian Keuangan. Ia mengaku bingung mengapa bisa beredar isu seperti itu.

"Kalau BBM tidak naik, apakah APBN kita kuat sepanjang tahun? Karena ada orang yang bilang katanya uang saya tinggal dua minggu saja sudah habis," kata Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Senin (6/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bahkan sumbernya bukan dari luar, malah dari Kementerian Keuangan sendiri yang menyebarkan isu-isu seperti itu. Saya baru tahu, padahal menterinya saya, jadi saya agak bingung," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Padahal, kata Purbaya, pihaknya sudah menghitung berbagai kemungkinan gejolak harga minyak mentah dunia hingga US$ 100 per barel rata-rata sampai akhir tahun. Dengan harga tersebut, APBN dipastikan masih aman dengan defisit sekitar 2,9% terhadap produk domestik bruto (PDB).

"Dengan exercise tertentu, anggaran bisa kita tekan masih di 2,92% dari PDB. Jadi sepanjang tahun ini dengan harga (minyak) rata-rata US$ 100, aman," tegas Purbaya.

Di tengah kenaikan harga minyak dunia, Purbaya menegaskan BBM bersubsidi tidak akan naik sampai akhir 2026. Meski harga minyak rata-rata US$ 80-100 per barel, negara siap untuk menahan harganya.

"Kami siap tidak menaikkan sampai akhir tahun untuk BBM bersubsidi dengan asumsi harga minyak rata-rata US$ 100 per barel sampai akhir tahun sudah dihitung," ucap Purbaya.

"Jadi (BBM) yang bersubsidi sampai akhir tahun aman. Masyarakat luar nggak usah ribut, nggak usah takut, kita sudah hitung," tambahnya.

(aid/fdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads