Konsumsi Pertalite Melonjak hingga Antre Panjang di SPBU, Pertamina Buka Suara

Konsumsi Pertalite Melonjak hingga Antre Panjang di SPBU, Pertamina Buka Suara

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Senin, 12 Okt 2026 21:40 WIB
Petugas melayani pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di salah satu SPBU Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Ilustrasi.Foto: Gilang Faturahman/detikFoto
Jakarta -

PT Pertamina Patra Niaga turun tangan memasok bahan bakar minyak (BBM) Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, seiring peningkatan kebutuhan masyarakat dan tantangan distribusi di lapangan.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menyampaikan pihaknya terus memantau perkembangan kebutuhan energi dan mengevaluasi kondisi di lapangan sebagai dasar dalam menentukan langkah penanganan yang diperlukan.

"Pertamina Patra Niaga terus memperkuat koordinasi dan melakukan evaluasi secara berkala untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi. Kami memastikan setiap dinamika di lapangan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan yang tepat, dengan tetap mengedepankan keandalan layanan dan kepentingan masyarakat," jelas Kitty dalam keterangan tertulis, Senin (12/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai informasi, antrean kendaraan sempat terjadi di sejumlah SPBU di Bondowoso. Hal ini dipengaruhi oleh peningkatan konsumsi Pertalite sekitar 16-20% jika dibandingkan kondisi normal.

Peningkatan tersebut sejalan dengan bertambahnya aktivitas masyarakat serta peralihan sebagian konsumen dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi.

ADVERTISEMENT

Pada saat bersamaan, kepadatan lalu lintas di jalur Ketapang-Banyuwangi seiring pekerjaan perbaikan dermaga turut menjadi tantangan dalam menjaga ketepatan waktu pengiriman BBM.

Untuk mendukung kelancaran pasokan di Bondowoso dan wilayah sekitarnya, perusahaan melakukan penyesuaian suplai dengan memprioritaskan SPBU yang mengalami peningkatan kebutuhan, mengoptimalkan alternatif pemenuhan pasokan dari terminal terkait, serta memastikan kesiapan dan mobilisasi armada mobil tangki.

"Koordinasi dengan Integrated Terminal (IT) Tanjungwangi dan IT Surabaya juga diperkuat untuk mendukung kelancaran pengiriman BBM," ujar Kitty.

Selain menjaga ketersediaan pasokan, Pertamina Patra Niaga memperkuat pengawasan penyaluran BBM di lembaga penyalur, termasuk melalui penerapan QR Code sesuai ketentuan.

Lebih lanjut, perusahaan juga melakukan antisipasi terhadap pembelian berulang yang terindikasi untuk dijual kembali dengan harga tinggi. Langkah ini dilakukan untuk mendukung penyaluran BBM yang tertib dan tepat sasaran.

"Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, membeli dan menggunakan BBM sesuai kebutuhan, serta memperoleh informasi dari kanal informasi resmi Pertamina," tutur Kitty.

Apabila masyarakat membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan keluhan terkait layanan dan penyaluran BBM, dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.

(hns/hns)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads