Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 22 Jan 2020 11:59 WIB

Hindari Sarang Pinjol Ilegal, DanaRupiah Pindah Markas

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Kantor Baru DanaRupiah (Danang Sugianto/detikcom)
Jakarta - DanaRupiah, salah satu fintech perusahaan Fintech Peer To Peer Lending (FP2PL) terdaftar hari ini meresmikan kantor barunya di DBS Bank Tower. Hal ini merupakan tindak lanjut perusahaan setelah diimbau Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk pindah kantor.

"Memang kantor kami belum 100% selesai, tapi karena hari ini hari baik maka kami meresmikan hari ini," kata Presiden Direktur DanaRupiah, Entjik S. Djafar di DBS Bank Tower, Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Entjik mengatakan, pihaknya melakukan pindah kantor juga untuk menunjang perkembangan bisnis perusahaan. Menurutnya seiring berkembangan perusahaan membutuhkan kantor yang lebih luas untuk menampung lebih banyak karyawan.
Direktur Pengaturan, Perizinan, dan Pengawasan Financial Technology OJK Hendrikus Passagi yang turut hadir mengatakan, pihaknya menyambut baik apa yang dilakukan DanaRupiah. Sebab kantor juga menjadi penilaian bagi OJK terhadap pelaksana penyedia layanan FP2PL alias pinjaman online (pinjol).

"Dengan kantor kita juga mengukur keseriusan. Lah kalau berkantor di daerah nggak jelas, kami berpikir nggak jelas juga nih. Kan contohnya orang baik-baik berkantor di daerah banyak pengedar narkobanya, kan bener nggak nih orang. Jadi lokasi bagi kami penting," tambahnya.

OJK sendiri sebelumnya mengeluarkan surat himbauan kepada seluruh perusahaan pinjol terdaftar di OJK agar tidak berkantor di salah satu wilayah di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Hal itu lantaran diduga banyaknya perusahaan pinjol ilegal di dua wilayah itu.
Dikhawatirkan pelaku pinjol terdaftar citranya bisa ikut tercoreng jika berkantor di sarang pinjol ilegal. Selain itu ditakutkan pelaku pinjol ilegal bekerjasama dengan pinjol terdaftar. DanaRupiah sendiri sebelumnya berkantor di APL Tower, Jakarta Barat.

"Hendaknya kantor baru DanaRupiah jadi contoh yang lain. Tidak harus pindah ke sini. Pilih lah pilih tempat yang punya reputasi," tutupnya.

Simak Video "adv sino fintech"
[Gambas:Video 20detik]
(das/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com