3 Kelakuan OKB yang Tajir Gara-gara Bitcoin

Vadhia Lidyana - detikFinance
Jumat, 19 Feb 2021 20:00 WIB
VANCOUVER, BC - OCTOBER 29: Gabriel Scheare uses the worlds first bitcoin ATM on October 29, 2013 at Waves Coffee House in Vancouver, British Columbia. Scheare said he just felt like being part of history. The ATM, named Robocoin, allows users to buy or sell the digital currency known as bitcoins. Once only used for black market sales on the internet, bitcoins are starting to be accepted at a growing number of businesses. (Photo by David Ryder/Getty Images)
Ilustrasi/Foto: Getty Images
Jakarta -

Kenaikan harga bitcoin yang begitu drastis memberikan keuntungan yang sangat menggiurkan, terutama bagi orang-orang yang sudah berinvestasi pada mata uang kripto tersebut dalam jangka waktu 1 tahun atau lebih.

Pasalnya, harga bitcoin mencetak rekor lagi pada perdagangan kemarin, hingga mencapai level Rp 741 juta per keping. Hari ini pun harga bitcoin kembali cetak rekor yakni Rp 755 juta per keping.

CEO Indodax Oscar Darmawan mengatakan, kenaikan harga ini terjadi seiring meningkatnya permintaan yang terjadi di market global. Bitcoin baru saja diborong oleh Tesla senilai Rp 21 triliun.

"Bitcoin kembali menembus harga tertinggi. Hanya butuh waktu satu pekan bagi Bitcoin ke Rp 741 juta dari Rp 650 juta. Kenaikan fantastis Bitcoin terjadi karena tingginya permintaan dari dunia korporasi," kata Oscar dikutip dari keterangan resminya, Jumat (19/2/2021).

Berdasarkan pengalaman sejumlah investor bitcoin di Indodax, ada yang kaya mendadak atau menjadi orang kaya baru (OKB) dari investasi bitcoin dan aset kripto lain selama setahun terakhir. Berikut 3 kelakuan OKB dari investasi bitcoin:

1. Keliling Dunia Pakai Cuan Bitcoin

Salah satu member Indodax yang merupakan warga Nusa Tenggara Timur (NTT), yang sudah trading bitcoin dan altcoin semenjak beberapa tahun lalu telah sukses keliling dunia dari hasil keuntungan trading mata uang kripto tersebut.

"Saya bisa traveling ke luar negeri setelah trading aset kripto, dulu sebelum adanya pandemi. Sekarang, kenaikannya cukup fantastis dan saya masih trading Bitcoin. Ya, sekarang gunanya untuk keperluan lain," kata member tersebut yang tak disebutkan namanya.

2. Beli Pesawat Jet Pribadi

Tak hanya itu, ada seorang selebgram yang juga member Indodax bisa membeli pesawat jet pribadi karena trading bitcoin dan altcoin.

"Saya optimis bisa mendapatkan keuntungan yang fantastis dari trading Bitcoin. Duitnya bisa buat tambahan untuk membeli jet pribadi dan berkeliling dunia," ungkap member yang juga tak disebutkan namanya itu.

3. Bisa Nafkahi Keluarga Meski Kena PHK

Meski belum tajir mendadak atau menjadi OKB berkat bitcoin, namun ada seorang trader bitcoin yang bisa menafkahi keluarga meski baru saja mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Orang tersebut adalah Fajar Kurniawan, seorang mantan sekuriti warga Yogyakarta.

"Saya trading di Indodax untuk menafkahi keluarga. Karena pandemi ini sulit bekerja. Awalnya, saya hanya mencari cara bagaimana menghasilkan uang dari internet. Dan saya menemukan trading crypto dengan Indodax," kata Fajar.

Driver ojek online (ojol) yang bernama Rifandi asal Medan juga sukses meraup cuan dari trading mata uang kripto, sehingga bisa menutupi kekurangan pendapatan yang dia alami karena pandemi.

"Saya ingin menjadi trader pro dan ingin meninggalkan profesi ojek online saya. Karena saya tidak ingin panas-panasan di jalan. Saya yakin, dalam waktu dekat ini akan tercapai," tutup Rifandi.

(vdl/ara)