Ada Aset Kripto Bernilai Emas Pertama di RI, Apa Itu?

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 18 Mei 2021 14:40 WIB
LONDON, ENGLAND - APRIL 25: In this photo illustration of the litecoin, ripple and ethereum cryptocurrency altcoins sit arranged for a photograph beside a smartphone displaying the current price chart for ethereum on April 25, 2018 in London, England. Cryptocurrency markets began to recover this month following a massive crash during the first quarter of 2018, seeing more than $550 billion wiped from the total market capitalisation. (Photo by Jack Taylor/Getty Images)
Foto: Jack Taylor/Getty Images
Jakarta -

Investasi di aset kripto belakangan sedang digandrungi banyak kalangan di dunia. Keberadaannya membuat pilihan investasi semakin beragam, tak hanya sebatas saham, deposito, ataupun reksadana.

PT Xaurius Asset Digital belum lama ini meluncurkan cryptocurrency atau mata uang kripto pertama di Indonesia yang bernilai emas dengan nama token XAU. Dengan menggunakan infrastruktur blockchain dan memungkinkan tokenisasi emas menjadi token XAU, dipastikan penjualan dan pembelian emas bisa berlangsung mulus dengan transaksi yang aman dan transparan.

Salah satu hal yang membedakan cryptocurrency berbasis emas adalah keunggulannya dapat mempermudah transaksi jual beli emas dan dapat mengirimkan emas hanya dengan hitungan detik saja, semua emas fisik diamankan dalam brankas milik XAURIUS yang juga berasuransi dan akan mengaudit persediaan emasnya dengan menggunakan auditor independen dan akan diperbarui di situs web XAURIUS setiap tiga bulan.

Cryptocurrency yang didukung emas juga lebih stabil sehingga mendapatkan julukan stablecoin, tipe token ini memiliki volatilitas rendah dibandingkan dengan cryptocurrency biasa yang tidak didukung oleh apapun. Mata uang kripto yang dijamin emas mempunyai nilai yang terkait dengan aset nyata, di mana 1 XAU nilainya sama dengan 1 gram emas.

Dari sisi legal, XAURIUS mempunyai badan hukum yang jelas yaitu berbentuk "PT", dan emas di XAURIUS ini juga telah memiliki sertifikasi dari ANTAM dan sudah diakui oleh LBMA (London Bullion Market Association).

Para pendirinya juga telah memiliki pengalaman yang luas dalam industri pertambangan, pemrosesan, ritel, dan perdagangan emas selama lebih dari dua dekade, sehingga kredibilitas XAURIUS disebut sudah terjamin.

"Platform XAURIUS ini dirancang khusus untuk mempermudah transaksi emas, yang proses jual belinya masih tradisional. Dengan adanya token XAU, maka ekosistem pada platform XAURIUS akan menjadi efisien, aman, adil, dan transparan. Sistem blockchain yang terdesentralisasi ini akan mengatasi masalah yang melekat dalam industri emas," kata Founder XAURIUS, Nicco D Lawrence Selasa (18/5/2021).

Selanjutnya
Halaman
1 2

Tag Terpopuler