Harga Bitcoin Mulai Nanjak Lagi, Sekarang Tembus Rp 570 Juta

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 26 Mei 2021 23:00 WIB
VANCOUVER, BC - OCTOBER 29: Gabriel Scheare uses the worlds first bitcoin ATM on October 29, 2013 at Waves Coffee House in Vancouver, British Columbia. Scheare said he just felt like being part of history. The ATM, named Robocoin, allows users to buy or sell the digital currency known as bitcoins. Once only used for black market sales on the internet, bitcoins are starting to be accepted at a growing number of businesses. (Photo by David Ryder/Getty Images)
Foto: Getty Images
Jakarta -

Harga bitcoin naik kembali di atas US$ 40.000 atau setara Rp 570,4 juta (kurs Rp 14.261) pada Rabu pagi. Hal ini terjadi seminggu setelah harganya jatuh 30% ke sekitar US$ 30.000 atau Rp 427,8 juta.

Dilansir dari CNBC, Rabu (26/5/2021), cryptocurrency paling populer di dunia itu diperdagangkan pada US$ 40.344,50, naik lebih dari 5% selama 24 jam terakhir menurut data Coin Metrics.

Kenaikan harga Bitcoin terbaru terjadi setelah CEO Tesla Elon Musk pada hari Senin (24/5) mengatakan bahwa dia berbicara dengan penambang bitcoin di Amerika Utara tentang solusi energi terbarukan. Di tempat lain, miliarder hedge fund Ray Dalio mengatakan dalam sebuah artikel bahwa dia memiliki beberapa bitcoin.

Dengan ini, dalam sepekan Bitcoin sudah kembali menghijau, dengan menguat tipis 0,40%, setelah ambles akibat aksi jual besar-besaran pada pekan lalu.

Semua koin digital utama lainnya juga berada di zona hijau. Harga Ethereum telah naik lebih dari 10% dalam 24 jam terakhir menjadi US$ 2.865,61, sementara harga Dogecoin naik sedikit di atas 2% menjadi 36 sen koin.

Sementara, mata uang kripto tertua kedua setelah Bitcoin, Litecoin melonjak 12,44% ke US$ 202,34.

Selain itu, Ripple melejit 6.58% dan menembus level psikologis US$ 1 ke ke US$ 1,04, Cardano terangkat 14,37% ke US$ 1,77, dan Dogecoin naik 3,49% ke US$ 0,3581.

(aid/fdl)