Aplikasi Trading Kripto Pintu Dapat Suntikan Dana US$ 35 Juta

Alfi Kholisdinuka - detikFinance
Senin, 09 Agu 2021 12:14 WIB
Aplikasi Pintu
Foto: dok. Pintu
Jakarta -

Platform jual beli dan investasi kripto dari Indonesia, Pintu, telah menyelesaikan putaran pendanaan seri A+, dengan total pendanaan US$ 35 juta. Pendanaan ini dipimpin oleh Lightspeed, serta didukung oleh Alameda Ventures, Blockchain.com Ventures, Castle Island Ventures, Coinbase Ventures, Intudo Ventures, Pantera Capital, dan lainnya.

Co-founder dan CEO Pintu Jeth Soetoyo mengatakan melalui pendanaan ini, pihaknya berencana untuk memperkuat posisi sebagai aplikasi mobile kripto terbesar di Indonesia. Hal ini dilakukan melalui perekrutan talent baru dari berbagai fungsi berbeda, kemitraan strategis, peluncuran campaign edukasi massal, serta produk dan fitur baru untuk meningkatkan pengalaman pengguna serta menjangkau kelas aset lainnya.

"Kami membangun Pintu dengan kepercayaan bahwa kripto bukanlah hanya sekedar teknologi semata, namun juga termasuk kelas aset dan komunitas yang akan membantu mengatasi penghalang inklusi finansial di Indonesia. Untuk pertama kalinya, warga Indonesia bisa ikut berinvestasi dan trading bersama seluruh dunia," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (9/8/2021).

Menurutnya, sebagai negara keempat dengan populasi terbanyak di dunia, hanya 1-2% warga Indonesia yang terekspos ke aset cryptocurrency. Padahal, kata dia, terdapat peluang yang sangat besar bagi investor ritel untuk memperoleh akses yang lebih luas ke berbagai kesempatan investasi melalui penawaran trading aset kripto dari Pintu

"Dengan dukungan dari investor-investor Pintu, kami berkomitmen untuk memfasilitasi inklusi finansial ke semua kalangan masyarakat Indonesia," jelasnya.

Sementara itu, Mitra dari Lightspeed Hemant Mohapatra mengungkapkan Lightspeed telah berinvestasi di lebih dari 17 perusahaan kripto dan blockchain di dunia termasuk FTX, Blockchain.com, Offchain Labs, dan banyak lagi. Dia percaya bahwa kripto sedang berada di titik peralihan untuk menjadi kelas aset terpenting di dunia, dan akan memunculkan banyak perusahaan-perusahaan yang akan menjadi pemimpin regional.

"Pintu telah menciptakan merek dagang terkuat, pengalaman pengguna terbaik, dan tim terkuat yang pernah kami temui selama bergelut di bidang ini. Kami tidak sabar untuk membantu mereka menjadi brand terdepan di dunia kripto - bukan hanya Indonesia, namun dalam beberapa tahun ke depan, juga bisa menjangkau seluruh Asia Tenggara," jelasnya.

Sebagai informasi Pintu yang didirikan pada April 2020 adalah exchange aset kripto di Indonesia dengan tujuan untuk menyelesaikan permasalahan milenial dan investor ritel yang ingin berinvestasi di berbagai aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, dan aset lainnya.

Didesain untuk investor kripto pemula maupun profesional, Pintu membantu investor melakukan trading, analisis, pengelolaan aset hingga belajar tentang cryptocurrency melalui platform yang telah dilengkapi dengan tampilan UI/UX sederhana, perangkat trading komprehensif, fitur keamanan, dan konten edukatif.

Selain itu, Pintu juga dirancang untuk memenuhi kebutuhan semua kalangan masyarakat. Dengan berfokus pada tampilan mobile dan fitur pintar sebagai penunjang bagi trader pemula. Selain itu, perusahaan juga memberikan akses yang lebih menyeluruh dan terbuka bagi trader awam maupun berpengalaman untuk bisa melakukan mitigasi risiko terhadap volatilitas pasar dan berbagai langkah spekulatif lain.

Dimulai dari Rp 11.000, Pintu menawarkan nilai minimum transaksi yang sangat rendah bagi investor kripto pemula maupun berpengalaman, serta menjadi aplikasi kripto mobile pertama yang dirancang khusus untuk target pasar Indonesia.

Fitur-fitur dan terspesialisasi dari Pintu memudahkan investor pemula yang ingin masuk ke dunia investasi kripto untuk pertama kalinya. Pintu juga menyediakan fitur edukasi yang bisa diakses lewat Pintu Academy, dengan koleksi artikel dan video lengkap yang bisa membantu investor kripto untuk belajar dan memahami dasar-dasar cryptocurrency.

Selain itu, Pintu adalah pedagang aset kripto yang telah terdaftar resmi di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), sehingga menjamin layanan dan produk cryptocurrency yang aman dan terpercaya. Berdasarkan perwakilan resmi dari Kementerian Perdagangan Indonesia, per Juni 2021 lalu, terdapat lebih dari 6,6 juta investor kripto di Indonesia, yang mana sekitar 3 kali lebih besar dari 2,2 juta investor saham publik di Indonesia.

Selama paruh pertama 2021, jumlah download aplikasi Pintu telah bertumbuh hingga 3,5 kalinya, disertai dengan peningkatan jumlah trader aktif yang mencapai 4 kalinya. Pencapaian ini hanya melalui pertumbuhan organik saja.

Kini, Pintu menawarkan 16 aset kripto yang bisa diperdagangkan, dan berencana untuk menambahkan koin-koin lain yang banyak diminati oleh investor, termasuk token NFT dan proyek kripto lainnya yang banyak dicari orang-orang. Untuk bisa memberikan kepuasan maksimal bagi pengguna, Pintu juga mengembangkan fitur-fitur baru seperti Pintu Earn (yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan bunga dari berbagai jenis aset kripto) dan integrasi e-wallet untuk memudahkan proses deposit dan penarikan dana.



Simak Video "Pintu Kota, Pesona Keindahan Pantai Tebing yang Indah, Ambon "
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ang)