Bitcoin Dipakai Jadi Alat Bayar, Hasilnya Malah Bikin Kacau

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 09 Sep 2021 10:49 WIB
A man holds a sign with a message that reads in Spanish;
Foto: AP/Salvador Melendez
Jakarta -

Adopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran sah di El Salvador tidak berjalan dengan baik. Seiring dengan penggunaan Bitcoin, gangguan teknis bermunculan, penurunan nilai Bitcoin juga terjadi, bahkan yang paling parah protes masyarakat juga pecah.

Dilansir dari CNN, Kamis (9/9/2021), masalah yang pertama muncul dari adopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran adalah aplikasi dompet Bitcoin, Chivo Wallet, yang dibesut pemerintah tak berjalan dengan baik.

Bahkan, aplikasi ini tak tersedia di toko aplikasi besar. Hingga kini aplikasi itu hanya muncul di platform Apple dan Huawei.

Masalah kemudian muncul setelah harga Bitcoin melemah, bahkan turun hingga 19% menurut data Coinbase. Dari awalnya senilai US$ 53 ribu hingga akhirnya turun di dekat US$ 46 ribuan.

Karena beragam masalah yang muncul, protes pun sempat pecah. Ratusan orang berbaris menentang bitcoin dalam berbagai protes di seluruh ibu kota.

Kebijakan adopsi Bitcoin ini sendiri diinisiasi oleh Presiden Nayib Bukele. Diketahui Bukele adalah pendukung aset kripto, bahkan dirinya dilaporkan bergabung dengan pendukung kripto online yang memuji McDonald's yang menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran.

Lihat juga video 'Ini Kata Young Investor Pilih Kripto atau Saham':

[Gambas:Video 20detik]