VTube Bikin Geger Lagi! Kini Nasabah Ngaku Rugi Miliaran

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 09 Nov 2021 06:24 WIB
vtube
Foto: Dok. Istimewa

Alasan Jadi Member VTube

Alfiat Rifai menjelaskan dirinya tertarik investasi ke VTube karena merupakan sesuatu yang baru. Ia mendapat iming-iming akan mendapat uang hanya dengan menonton iklan.

"Yang pertama karena ini adalah sesuatu hal yang baru, dan dikatakan bahwa nonton iklan itu akan dapat uang apalagi di musim-musim pandemi banyak perubahan-perubahan yang... masuk di VTube ini kan korban PHK, kemudian di rumah saja," katanya.

Para member ini tergiur karena mendapat penawaran secara langsung dan melalui Youtube. Setelah itu, mereka pun berminat menjadi member.

"Yang nawarin di channel Youtube, kita nonton di Youtube disuruh download aplikasinya. Kemudian disuruh mengisi data pribadi, kemudian menunggu aktivasi satu kali 24 jam, paling lama 3 hari," katanya.

Dia menjelaskan, uang tersebut kini tidak bisa ditarik. Sebab, aplikasinya ditutup. Dia bilang, ada sejumlah cara untuk memperoleh pendapatan di VTube. Salah satunya dari merekrut orang di mana uang yang diinvestasikan itu dikali 5%. Kemudian, dengan mendapat poin dengan menonton iklan.

"Nggak bisa lagi buka. Jadi ini transaksi ini jual beli antar pemain, seumpama Anda masuk, saya masuk. Hasil yang kita dapatkan dari poin itu kita jual sesama pemain-pemain baru, jadi kerjaan kita rekrut-rekrut orang supaya investasi, supaya kita bisa jual poin," ujarnya.

Ia melanjutkan, aplikasi ini pernah tutup dengan alasan maintenance. Kemudian, sempat hidup setelah mendapat izin dengan syarat membayar poin membernya. Namun, VTube tak mampu membayar poin tersebut.

"Ya dapat izin 14 hari, normalisasi. Ternyata, dengan menandatangani surat pernyataan itu, bahwa dia bersedia membayar poin yang ada pada membernya, baru diberikan normalisasi. Diberi izin 2 minggu ternyata dia nggak mampu bayar. Tutup lagi," katanya.


(acd/eds)