Curhat Korban CSP Mine: Total Rugi Miliaran-Ada yang Mau Bunuh Diri

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 18 Nov 2021 10:48 WIB
Penambangan Bitcoin
Ilustrasi Foto: Next Shark
Jakarta -

Aplikasi yang disebut penghasil uang CSP Mine menelan korban. Para membernya mengeluhkan tak bisa menarik dana yang sudah mereka setorkan.

Salah satunya adalah member bernama Marcella yang bergabung dengan CSP Mine pada akhir Oktober lalu.

Marcella bercerita, awalnya dia melakukan deposit dan membeli 'mesin mining' kripto senilai US$ 80 atau setara dengan Rp 1,13 juta (asumsi kurs Rp 14.200). Lalu 5 hari kemudian dia melakukan penarikan dan berhasil.

"Akhirnya saya membeli lagi US$ 150, karena setiap malam diiming-imingi oleh konsultan yang namanya Freya," kata dia saat dihubungi detikcom, Kamis (18/11/2021).

Marcella mengaku Freya sebagai konsultan selalu menggelar meeting di grup whatsapp dan selalu mempromosikan CSP Mine ini. Karena sebelumnya dia berhasil menarik dana, dia berpikir jika ini adalah aplikasi yang aman.

Kemudian Freya menawarkan lagi junior miner seharga US$ 50 dan menjanjikan penghasilan US$ 50 x 7 hari, Lalu senior miner dengan penghasilan US$ 10 x 7 hari.

"Ada syaratnya yaitu harus menggunakan uang fresh/deposit ke akun, jadi tidak bisa pakai uang hasil mining," jelasnya.

Selain itu, konsultan CSP Mine ini memberikan tenggat waktu dari tanggal 13-15 November pukul 00.00. Semua member membeli karena penawarannya begitu meyakinkan dan menggiurkan.

"Saya beli keduanya di tanggal 13, nah di akun saya berarti ada total US$ 300 dan hasil per akun US$ 150 per hari itu langsung masuk saldo akun di hari yang sama," ujar dia.

Lihat juga Video: Nasib Kripto Pasca Fatwa Haram MUI

[Gambas:Video 20detik]