Bitcoin Bakal Jadi Pesaing Berat Emas Tahun Ini, Lebih Cuan Mana?

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 06 Jan 2022 08:35 WIB
Bitcoin
Foto: Bitcoin (Andhika Akbarayansyah/tim infografis detikcom)
Jakarta -

Bitcoin saat ini semakin populer. Uang digital itu diprediksi akan mengambil pangsa pasar dari emas pada tahun 2022.

Analis Goldman Sachs Zach Pandl mengungkap emas yang sejauh ini menjadi aset yang disimpan atau tabungan, akan terkalahkan dengan bitcoin. Hal itu disebabkan karena belakangan sejumlah orang berinvestasi bitcoin untuk sebagai aset simpanan.

"Cryptocurrency saat ini memiliki 20% pangsa pasar penyimpanan nilai. Bitcoin kemungkinan besar akan menjadi proporsi yang lebih besar dari waktu ke waktu," katanya dikutip dari Reuters, Kamis (6/1/2022).

Istilah aset yang disimpan atau penyimpan nilai biasanya menggambarkan aset yang dapat mempertahankan nilainya dari waktu ke waktu tanpa terdepresiasi, seperti logam mulia atau beberapa mata uang.

Lebih lanjut, prediksi Pandl juga diperkuat dengan catatan Goldman Sachs yang menuliskan bahwa bitcoin sudah mengambil 50% pangsa pasar emas. Jika persentase itu bertambah terus, harga bitcoin diprediksi bisa mencapai US$ 100.000. Sementara saat ini, harga bitcoin US$ 46.073/koin.

Kelebihan lainnya, bitcoin bisa diakses dimana pun dan kapanpun karena tersedia aplikasi penunjang. Digitalisasi ini yang menjadi nilai tambah keunggulan di zaman serba digital ini.

"Bitcoin mungkin memiliki aplikasi lebih dari sekadar "penyimpan nilai" dan pasar aset digital jauh lebih besar daripada Bitcoin - tetapi kami berpikir bahwa membandingkan kapitalisasi pasarnya dengan emas dapat membantu menempatkan parameter pada hasil yang masuk akal untuk pengembalian Bitcoin," tutupnya.

Sebagai informasi, kapitalisasi pasar bitcoin saat ini sudah mencapai US$ 700 miliar. Sementara emas kapitalisasinya sebesar US$ 2,6 triliun yang dimiliki sebagai investasi.

Simak juga Video: Ini Loh Konsekuensi Listrik Mati Saat Mining Kripto

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)