ADVERTISEMENT

Bikin Resep Manjur Kebut Uang Digital Bisa Dapat Rp 770 Juta, Cara Ikutnya?

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 25 Apr 2022 19:45 WIB
Pinjam Online
Foto: Ilustrasi Uang Digital (Tim Infografis: Andhika Akbarayansyah)
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) dan Bank for International Settlements (BIS) resmi meluncurkan G20 Techsprint Initiative 2022. Sebuah kompetisi untuk menjawab tantangan dalam pengembangan mata uang digital bank sentral atau central bank digital currencies (CBDCs).

Bagi pemenang atas kompetisi G20 Techsprint Initiative 2022 akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 770 juta atau kurang lebih US$ 53.000. Selain itu, semua proyek terpilih menerima tunjangan sebesar Rp 145 juta atau kurang lebih US$ 10.000.

Gubernur BI, Perry Warjiyo menyampaikan bahwa tujuan akhir dari CBDC dapat dicapai melalui pengakuan akan pentingnya pemahaman bersama mengenai teknologi dan kolaborasi inklusif di antara negara-negara maju dan berkembang, di mana hal ini merupakan tujuan utama presidensi G20.

"Melalui G20 TechSprint 2022, kami bermaksud mendorong dan mengajak komunitas tingkat internasional untuk menyampaikan solusi yang paling praktis dalam merancang dan mengimplementasikan CBDCs," katanya dalam peluncuran Techsprint Initiative 2022 di YouTube BI, Senin (25/4/2022).

"Kami mengundang komunitas internasional inovator,pengusaha, pengembang, ilmuwan data, perancang, pemasaran digital dan pakar komunikasi startup untuk menyelidiki dan mengembangkan solusi terbaik untuk beberapa masalah di bidang CBDCs grosir dan eceran," tambahnya.

Untuk kompetisi itu, Bank Indonesia dan BIS Innovation Hub telah mempublikasikan tiga pokok tantangan (problem statement) pada setiap kategori Techsprint. Pertama, membangun sarana yang efektif dan kuat dalam menerbitkan, mendistribusikan dan mentransfer CBDC.

Terdapat kebutuhan untuk mengoptimalkan berbagai proses. Kemampuan baru, seperti programabilitas uang, turut mendukung tersedianya layanan inovatif kepada pengguna.

Kedua, mendukung inklusi keuangan. CBDC juga menawarkan kesempatan untuk memperdalam inklusi keuangan serta untuk mengatasi hambatan yang dihadapi oleh masyarakat yang belum memiliki rekening bank dan tidak terjangkau oleh bank.

Ketiga, meningkatkan interoperabilitas. CBDC dapat membantu meningkatkan dan mengaktifkan koneksi serta keterkaitan dalam sistem pembayaran, meningkatkan konektivitas dan interoperabilitas.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono menyampaikan kompetisi G20 Techsprint Initiative 2022 dibuka untuk umum. Bagi individu/komunitas dapat berpartisipasi dengan mengunjungi laman www.G20TechSprint.id.

Website itu untuk mengakses menu antara lain pendaftaran, pembuatan prototipe, dan penjurian proposal secara online. Penyampaian proposal kompetisi dilakukan selambatnya tanggal 22 Mei 2022.

"Informasi lebih lanjut mengenai TechSprint 2022 tersedia melalui www.G20TechSprint.id," tutupnya dalam rilis BI.

(dna/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT