ADVERTISEMENT

Eks Menteri ATR Sofyan Djalil Diangkat Jadi Penasihat Fintech, Ini Tugasnya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 25 Jun 2022 16:04 WIB
Menteri ATR/BPN diganti dengan Mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto. Sebelumnya, jabatan tersebut dipegang oleh Sofyan Djalil.
Sofyan Djalil/Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Eks Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil ditunjuk menjadi penasihat perusahaan Fintech-as-a-Services (FaaS) pertama di Indonesia yaitu Digiasia Bios. Sofyan diyakini bisa memperkuat kapabilitas perusahaan untuk melayani dan memberikan literasi keuangan untuk masyarakat Indonesia.

Presiden Direktur PT Digi Asia Bios Hermansjah Haryono mengungkapkan penunjukan Sofyan karena dia pernah menjabat di berbagai jabatan dan bidang, seperti komunikasi, informatika dan perekonomian serta pembangunan nasional Indonesia.

"Kami yakini dapat memberikan kontribusi besar dalam mendukung Digiasia Bios sebagai perusahaan FaaS di Indonesia," ujar dia dalam keterangannya, Sabtu (25/6/2022).

Sebelumnya Digiasia Bios ini telah menunjuk Rudiantara yang merupakan eks Menteri Kominfo sebagai penasihat dan komisaris. Dia menjelaskan sosok-sosok berwawasan dan berpengalaman ini diyakini juga akan mendorong kapasitas perusahaan dalam mendukung pemerataan literasi tentang digitalisasi keuangan di Indonesia, sehingga pemahaman serta minat masyarakat di seluruh lapisan dapat semakin berkembang.

"Kami yakin dengan bergabungnya Bapak Sofyan, ke depannya akan ada lebih banyak lagi inovasi, pengembangan serta kerja sama menarik yang dapat kami lakukan, bersama dengan para mitra maupun calon mitra kami. Kemajuan ini yang nantinya akan kami maksimalkan untuk terus memberikan servis serta solusi fintech dengan standar yang jauh lebih tinggi daripada sebelumnya," jelas dia.

Sofyan Djalil menyampaikan keyakinannya dengan potensi besar dari visi dan misi perusahaan yang solid serta servis dan teknologi yang dihadirkan oleh Grup DAB.

Indeks inklusi keuangan pada 2021 mencapai 83,6% di mana terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya.

"Saya berharap pengalaman yang saya miliki akan dapat mendukung peran DAB dalam memberikan kontribusi terhadap peningkatan serta kemajuan inklusi keuangan di Indonesia", ujar Sofyan.

Hingga saat ini keempat afiliasi bisnis yang dimiliki oleh Digiasia Bios seperti KasPro (Digital Payment), KreditPro (P2P Lending), RemitPro (Remittances/pengiriman uang) dan DigiBos (Layanan Keuangan Digital (LKD) juga masih terus menghadirkan sejumlah kemajuan teknologi dan kemitraan yang saling menguntungkan.

(kil/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT