ADVERTISEMENT

Investor Kripto Tembus 15 Juta, Lampaui Pasar Modal

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 18 Agu 2022 22:50 WIB
Ilustrasi Bitcoin atau Investasi Kripto
Ilustrasi/Foto: Shutterstock/
Jakarta -

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengungkapkan jumlah investor pasar kripto lebih banyak dari pasar modal saat ini. Padahal instrumen tersebut terbilang cukup baru di Indonesia.

Data per Juni 2022 menunjukkan jumlah investor kripto tembus 15,1 juta, sedangkan di pasar modal cuma 9,1 juta. Kedua instrumen investasi tersebut memang meningkat dari tahun ke tahun, tetapi investor kripto tumbuh lebih pesat dalam waktu singkat.

"Kripto yang baru muncul mulai di sekitar tahun 2020 tiba-tiba sekarang investornya sudah 15 juta. Ini jauh lebih tinggi (dibandingkan investor pasar modal)," kata Suahasil dalam rapat kerja dengan Badan Legislasi DPR tentang Harmonisasi RUU tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, Kamis (18/8/2022).

Namun, dalam soal nilai transaksi, pasar kripto masih kalah jika dibandingkan di pasar modal. Transaksi di pasar modal masih lebih besar yaitu Rp 3.302 triliun pada 2021, sedangkan transaksi di aset kripto Rp 854 triliun.

"Begitu muncul sesuatu yang sifatnya seperti kripto, semua orang menyerbu. Jadi kita punya sektor keuangan yang berpuluh tahun hanya seperti yang tadi, tapi begitu muncul yang seperti kripto semua orang semangat banget ini," ujarnya.

Suahasil mengingatkan bahwa kripto adalah aset yang risikonya tinggi. Di sisi lain, masyarakat sudah menganggap kripto merupakan alternatif tempat melakukan investasi selain saham.

Untuk itu, diperlukan perlindungan yang cukup. "Ini harus kami dalami dengan baik bagaimana risiko dan seterusnya karena mungkin Ibu/Bapak ada yang mengikuti kemarin ketika stablecoin Terra (LUNA) itu crash banyak yang terkena imbasnya, padahal itu termasuk yang stablecoin, artinya sesuatu yang sudah diupayakan agak stabil, ada algoritma untuk stabilnya," terang Suahasil.

(aid/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT