Crypto Winter, Era Kejayaan Penambang Bitcoin pun Berakhir...

ADVERTISEMENT

Crypto Winter, Era Kejayaan Penambang Bitcoin pun Berakhir...

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 28 Sep 2022 12:34 WIB
Ilustrasi Bitcoin
Foto: Shutterstock/
Jakarta -

Tetap semangat untuk para penambang Bitcoin yang masih tekun dan rajin menambang uang kripto di tengah crypto winter. Masa kejayaan para penambang ini sepertinya sudah lewat dan sulit untuk kembali.

Akhir 2021 lalu, para penambang ini masih bisa cuan gede dari hasil penambangan mereka. Biaya listrik masih terjangkau, bisa menambang dari rumah pakai PC yang nggak mahal-mahal amat, bisa jual koinnya dengan harga yang tinggi.

Setahun itu bukan waktu yang pendek untuk industri kripto. Banyak sekali perubahan.

Sekarang total omzet penambang Bitcoin di seluruh dunia sudah anjlok menjadi hanya US$ 17,2 juta sehari di tengah adanya crypto winter dan krisis energi global. November lalu, para penambang ini bisa menyedot hingga US$ 62 juta dalam sehari menurut data Blockchain.com.

"Keuntungan penambang Bitcoin terus-terusan menyusut, harga Bitcoin anjlok, menambang juga sekarang susah gara-gara biaya energi melonjak," kata Kepala Analis Blockware Solutions Joe Burnett dikutip Reuters, Rabu (28/9/2022).

Krisis global juga memaksa harga peralatan-peralatan untuk menambang Bitcoin semakin mahal. Sementara harga Bitcoin sekarang tinggal US$ 19.000, turun terus dari posisi Agustus yang US$ 25.000.

Bahkan makin menjauh dari posisi rekor tertingginya US$ 69.000 pada November 2021 silam.

Tidak cukup sampai di situ. Jumlah penambang pun makin hari semakin banyak, akibatnya porsi yang ditambang pun jadi rebutan.

Dulu, para penambang ini bisa meraup hingga US$ 0,119 untuk setiap terahash per detik. Sejak November sampai sekarang hanya di kisaran US$ 0,45.

Saham para penambang bitcoin pun kena getahnya. Saham Marathon Digital, Riot Blockchain, dan Valkyrie Bitcoin Miners ETF sudah anjlok lebih dari 60% tahun ini. Sedangkan operator pusat data tambang kripto Compute North pekan lalu mendaftarkan kebangkrutan.

Kendati demikian, penambangan Bitcoin ini masih bisa dilakukan secara jangka panjang hingga tahun 2140 sampai koin terakhir habis disedot.



Simak Video "Deretan Data-data yang Dijual Bebas di Breached.to"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT