Bursa Kripto Ini Bangkrut, Dana Nasabah Rp 15,5 Triliun Menguap!

ADVERTISEMENT

Bursa Kripto Ini Bangkrut, Dana Nasabah Rp 15,5 Triliun Menguap!

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 12 Nov 2022 15:06 WIB
Ilustrasi Cryptocurrency atau kripto
Ilustrasi kripto/Foto: Getty Images/iStockphoto/guvendemir
Jakarta -

Uang nasabah bursa kripto FTX menguap hingga US$ 1 miliar atau setara dengan Rp 15,5 triliun (asumsi kurs Rp 15.500).

Dikutip dari Reuters, Sabtu (12/11/2022), seorang sumber menyebutkan FTX saat ini berada di ambang masalah dan menuju kehancuran. Pendiri FTX Sam Bankman-Fried diam-diam disebut mentransfer US$ 10 miliar uang nasabah FTX ke perusahaan trading Bankman-Fried Alameda Research.

Perusahaan yang berbasis di Bahama ini memang mengajukan kebangkrutan pada Jumat. Hal ini disebabkan banyak pelanggan yang ingin melakukan penarikan dana pada awal pekan.

Bankman-Fried membantah tuduhan penggelapan dana sebesar US$ 10 miliar itu. "Kami tidak melakukan transfer diam-diam," kata dia dikutip dari Reuters, Sabtu (12/11/2022).

Saat ditanyakan tekait dana nasabah FTX yang hilang, Bankman-Fried hanya membalas pesan dengan tanda baca "???" dan tidak memberikan komentar apapun.

Dalam cuitannya pada Jumat, Bankman-Fried menyebut dia berupaya membenahi masalah yang terjadi di FTX. Penarikan dana besar-besaran ini terjadi setelah CEO Binance Changpeng Zhao mengumumkan akan menjual seluruh saham FTX senilai US$ 580 juta.

Setelah informasi tersebut, Bankman-Fried menggelar pertemuan dengan eksekutif FTX di Bahama Nassau untuk mengkalkulasi dana yang keluar dan berapa dana yang dibutuhkan untuk menutupi kekurangan di FTX.

Bahkan Bankman-Fried juga telah menunjukkan lembar kerja kepada kepala tim regulasi dan hukum perusahaan. Dokumen tersebut menunjukkan jika FTX telah memindahkan dana nasabah sebanyak US$ 10 miliar ke Alameda. Selain itu dokumen juga memuat jenis-jenis penggunaan uang tersebut.

(kil/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT