Bitcoin cs Diprediksi Suram Tahun Depan

ADVERTISEMENT

Bitcoin cs Diprediksi Suram Tahun Depan

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 01 Des 2022 22:38 WIB
Ilustrasi Bitcoin atau Investasi Kripto
Ilustrasi/Foto: Shutterstock/
Jakarta -

Pasar kripto kembali dilanda kekhawatiran. Investor ternama Mark Mobius memperkirakan harga Bitcoin bisa terjun bebas lebih dari 40% ke level US$ 10.000 pada tahun depan.

Hal itu dikarenakan adanya sentimen kenaikan suku bunga dan kebijakan moneter yang lebih ketat dari bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed).

"Dengan suku bunga yang lebih tinggi, daya tarik untuk memegang atau membeli Bitcoin atau mata uang kripto lainnya menjadi kurang menarik karena hanya memegang koin, tidak membayar bunga," kata Mobius dikutip dari CNBC, Kamis (1/12/2022).

"Banyak dari perusahaan yang menawarkan suku bunga telah bangkrut sebagian karena FTX. Jadi saat kerugian itu meningkat, orang menjadi takut memegang kripto untuk mendapatkan bunga," sambung pendiri perusahaan investasi Mobius Capital Partners itu.

Banyak perusahaan menawarkan suku bunga selangit kepada investor untuk parkir kripto bersama mereka. Seringkali perusahaan-perusahaan itu mengandalkan pinjaman kripto pengguna kepada orang lain dengan tingkat bunga yang sangat tinggi, kemudian membagi prosesnya dengan pengguna.

Ketika harga kripto jatuh dan likuiditas terbatas bahkan mengering awal tahun ini, banyak dari perusahaan itu mulai berjatuhan, salah satunya Celcius yang mengajukan kebangkrutan pada Juli 2022. Lainnya adalah BlockFi, yang memiliki eksposur besar ke FTX.

Mobius mengatakan ledakan kripto secara langsung membuat jumlah uang beredar dalam dolar AS naik 40% selama beberapa tahun terakhir. "Jadi ada banyak uang untuk berspekulasi pada koin kripto," tuturnya.

"Sekarang karena Fed menarik kembali uang itu, kemampuan orang untuk bermain di pasar menjadi jauh lebih sulit," tambahnya.

Jika ramalan Mobius benar bahwa harga Bitcoin akan jatuh ke level US$ 10.000, itu akan menambah waktu yang menyedihkan bagi pasar cryptocurrency. Sepanjang tahun ini saja telah kehilangan lebih dari US$ 1,3 triliun nilainya.

(aid/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT