×
Ad

Tokenisasi Aset Diluncurkan, Akses ke Saham Nvidia-SpaceX Terbuka

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 06 Jul 2026 23:39 WIB
Ilustrasi.Foto: DW (News)
Jakarta -

Tokocrypto mengumumkan peluncuran Tokenized Stocks. Produk tersebut kini membuka akses terhadap saham perusahaan global seperti SpaceX, Micron, hingga Nvidia.

Tokenized stocks atau tokenisasi aset merupakan aset digital berbasis blockchain yang menggabungkan investasi saham dengan fleksibilitas transaksi secara on-chain. Berbeda dengan perdagangan saham di bursa yang memiliki jam operasional tertentu, produk ini mengikuti karakteristik pasar aset digital yang dapat diakses 24 jam.

CEO Tokocrypto Calvin Kizana mengatakan, tokenized stocks menandai babak baru dalam perkembangan aset digital. Industri kini tidak lagi hanya berfokus pada aset kripto, tapi juga menghadirkan aset dunia nyata seperti saham ke dalam ekosistem blockchain.

"Melalui teknologi ini, tokenized stocks diharapkan dapat meningkatkan transparansi, memperluas akses, dan memudahkan investor, termasuk di Indonesia untuk berinvestasi di saham-saham global yang selama ini sulit dijangkau jalur konvensional," ujar Calvin dalam keterangan tertulis, Senin (6/7/2026).

Selain itu, tokenisasi juga memperluas pilihan aset digital bagi masyarakat yang ingin mendiversifikasi portofolio investasinya. Peluncuran ini sejalan dengan meningkatnya tren tokenisasi aset secara global.

Menurut laporan Citi Institute dalam "Tokenization 2030: Wall Street On-Chain" (2026), nilai pasar tokenized stocks dunia mencapai US$ 17 miliar. Angka ini diprediksi akan terus tumbuh hingga mencapai US$ 5,5 triliun pada 2030.

Meningkatnya tren tokenisasi aset didorong oleh berbagai keunggulan yang ditawarkan teknologi blockchain dalam mendukung transaksi aset keuangan. Laporan World Economic Forum (WEF) berjudul "Asset Tokenization in Financial Markets: The Next Generation of Value Exchange (2025)" menyoroti bahwa tokenisasi aset mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta memperluas akses terhadap berbagai aset keuangan.

Selain menghadirkan akses yang lebih fleksibel, tokenisasi memungkinkan aset dibagi ke dalam unit digital yang lebih kecil. Pendekatan ini berpotensi membuka peluang investasi yang lebih luas bagi masyarakat yang sebelumnya menghadapi keterbatasan untuk berinvestasi pada aset bernilai tinggi.

Produk tokenized stocks Tokocrypto menggunakan sistem 1:1 Proof-of-Collateral yang dapat diverifikasi secara on-chain. Proof-of-Collateral merupakan sistem transparansi yang memungkinkan pengguna memeriksa jumlah aset digital yang disimpan dalam wallet sebagai jaminan produk. Data on-chain hanya menampilkan aset yang tersimpan di wallet tersebut. Apabila terdapat aset yang disimpan di luar blockchain, diperlukan verifikasi independen secara terpisah.

"Di Tokocrypto, kami membuka akses bagi investor Indonesia untuk mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga saham global yang selama ini sulit diakses. Tujuan kami adalah memperluas akses keuangan melalui teknologi, didukung edukasi dan infrastruktur yang jelas. Dengan cara ini, kami menghubungkan pengguna di Indonesia dengan pasar modal internasional yang sebelumnya sulit dijangkau," ujar Calvin.




(hal/hns)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork