Foto Bisnis

Geliat Pasar Induk Cipinang di Tengah Polemik Impor Beras

Rengga Sancaya - detikFinance
Jumat, 26 Mar 2021 11:09 WIB

Jakarta - Rencana pemerintah mengimpor 1 juta ton beras menjadi polemik. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi ngotot impor sementara Dirut Perum Bulog Budi Waseso menolak.

Rencana pemerintah mengimpor 1 juta ton beras terus menjadi polemik. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi ngotot impor sementara Dirut Perum Bulog Budi Waseso menolak.

Para pekerja tengah melakukan bongkar muat beras di Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (26/03/2021).

Rencana pemerintah mengimpor 1 juta ton beras terus menjadi polemik. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi ngotot impor sementara Dirut Perum Bulog Budi Waseso menolak.

Perdebatan tentang impor beras masih berlanjut sebab dari sisi instansi pemerintah saja masih ada yang beda pandangan. Salah satu yang paling mencolok adalah beda pendapat antara Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dan Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas).

Rencana pemerintah mengimpor 1 juta ton beras terus menjadi polemik. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi ngotot impor sementara Dirut Perum Bulog Budi Waseso menolak.

Lutfi menilai impor beras diperlukan karena ada kekhawatiran hasil panen raya meleset dari prediksi. Mengingat, selama masa panen raya kali ini yang berjalan selama Maret-April, masih sesekali dibarengi dengan musim hujan. Hal itu, bisa membuat banyak gabah tak bisa distok jadi beras di Perum Bulog. Sebab, Perum Bulog tak bisa menyimpan gabah yang basah.

Rencana pemerintah mengimpor 1 juta ton beras terus menjadi polemik. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi ngotot impor sementara Dirut Perum Bulog Budi Waseso menolak.

Namun, di sisi lain, Buwas beranggapan bisa saja impor 1 juta ton beras tahun ini batal. Sebab, menurut prediksi Buwas, panen raya kali ini bisa memenuhi cadangan beras pemerintah (CBP) dalam setahun.

Rencana pemerintah mengimpor 1 juta ton beras terus menjadi polemik. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi ngotot impor sementara Dirut Perum Bulog Budi Waseso menolak.

Lutfi mengungkapkan stok beras di Perum Bulog saat ini adalah yang terendah sepanjang sejarah. Sampai Maret ini, stok beras di Perum Bulog tak mencapai 500.000 ton. Padahal, seharusnya di Perum Bulog itu tersedia stok antara 1-1,5 juta ton beras setiap tahunnya.

Rencana pemerintah mengimpor 1 juta ton beras terus menjadi polemik. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi ngotot impor sementara Dirut Perum Bulog Budi Waseso menolak.

Sampai saat ini pun, Bulog baru mampu menyerap sekitar 85.000 ton beras dari hasil panen raya. Padahal seharusnya, Bulog harus bisa menyetok 400.000-500.000 ton beras untuk mencapai standar stok ideal 1 juta ton tadi. Hal inilah yang kemudian jadi pertimbangan Lutfi untuk impor beras yang belakangan heboh diperdebatkan publik.

Rencana pemerintah mengimpor 1 juta ton beras terus menjadi polemik. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi ngotot impor sementara Dirut Perum Bulog Budi Waseso menolak.

Namun, data Lutfi tersebut berbeda dengan Perum Bulog. Menurut Buwas, stok beras Bulog per 14 Maret sudah mencapai 883.585 ton yang terdiri dari beras CBP sebanyak 859.877 ton dan beras komersial sebanyak 23.708 ton.

Rencana pemerintah mengimpor 1 juta ton beras terus menjadi polemik. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi ngotot impor sementara Dirut Perum Bulog Budi Waseso menolak.

Bulog juga masih memiliki stok beras impor dari 2018. Adapun dari total pengadaan sebanyak 1.785.450 ton beras, masih tersisa 275.811 ton beras belum tersalurkan. Dari jumlah tersebut, 106.642 ton di antaranya merupakan beras turun mutu. Buwas bahkan optimistis Bulog dapat menyerap sebanyak 390.800 ton beras CBP dari masa panen raya ini.

Rencana pemerintah mengimpor 1 juta ton beras terus menjadi polemik. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi ngotot impor sementara Dirut Perum Bulog Budi Waseso menolak.

Artinya, setelah panen raya, stok CBP Bulog pada akhir April, bisa di atas 1 juta ton beras dan jumlah itu sudah memenuhi CBP per tahun, sehingga tidak diperlukan lagi impor beras.

Geliat Pasar Induk Cipinang di Tengah Polemik Impor Beras
Geliat Pasar Induk Cipinang di Tengah Polemik Impor Beras
Geliat Pasar Induk Cipinang di Tengah Polemik Impor Beras
Geliat Pasar Induk Cipinang di Tengah Polemik Impor Beras
Geliat Pasar Induk Cipinang di Tengah Polemik Impor Beras
Geliat Pasar Induk Cipinang di Tengah Polemik Impor Beras
Geliat Pasar Induk Cipinang di Tengah Polemik Impor Beras
Geliat Pasar Induk Cipinang di Tengah Polemik Impor Beras
Geliat Pasar Induk Cipinang di Tengah Polemik Impor Beras