Picture Story

Potret Bangunan Kolonial yang Hilang di Jakarta

Istimewa/Colletie Tropenmuseum - detikFinance
Minggu, 04 Apr 2021 13:00 WIB

Jakarta - Puluhan bahkan mungkin ratusan gedung peninggalan Belanda sudah berubah bentuk, berikut foto-foto gedung kolonial yang sudah hilang di Jakarta.

Puluhan bahkan mungkin ratusan gedung peninggalan Belanda sudah berubah bentuk, berikut foto-foto gedung kolonial yang sudah hilang di Jakarta.

Gedung Harmoni, setelah dihancurkan tahun 1985 menjadi bagian dari gedung Sekretariat Negara (Sekneg) yang  pembangunannya dimulai pada masa Gubernur Jenderal Daendels (1808-1811), kemudian dilanjutkan penggantinya letnan gubernur Raffles pada masa Inggris (1811-1815). Raffles sendiri yang meresmikan gedung yang diarsiteki seorang putra Melayu pada 18 Januari 1815 untuk menghormati hari kelahiran Ratu Charlotte, istri Raja Inggris George III.

Puluhan bahkan mungkin ratusan gedung peninggalan Belanda sudah berubah bentuk, berikut foto-foto gedung kolonial yang sudah hilang di Jakarta.

Lapangan Banteng dulu dihiasi menara peringatan kebebasan belanda atas pendudukan perancis, menara itu kini dipindahkan ke museum prasasti.

Puluhan bahkan mungkin ratusan gedung peninggalan Belanda sudah berubah bentuk, berikut foto-foto gedung kolonial yang sudah hilang di Jakarta.

Gedung telekomunikasi, digedung ini pertama kali digunakanya telepon di Batavia, terletak di perempatan Tugu Tani, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Puluhan bahkan mungkin ratusan gedung peninggalan Belanda sudah berubah bentuk, berikut foto-foto gedung kolonial yang sudah hilang di Jakarta.

Deretan toko di kawasan Jl. Merdeka Barat atau kawasan Harmoni yang kini sudah menjadi jalan dan lahan parkir Segneg.

Puluhan bahkan mungkin ratusan gedung peninggalan Belanda sudah berubah bentuk, berikut foto-foto gedung kolonial yang sudah hilang di Jakarta.

Jakarta tempo dulu juga sudah dilengkapi angkutan massal Trem yang melintas di kawasan pasar Senen, Cikini, Hingga Jakarta Kota.

Puluhan bahkan mungkin ratusan gedung peninggalan Belanda sudah berubah bentuk, berikut foto-foto gedung kolonial yang sudah hilang di Jakarta.

Pasar gambir lapangan Monas sekarang cikal-bakal PRJ. Pekan Raya Jakarta kini sudah dipindah ke kawasan Kemayoran Jakarta Pusat.

Puluhan bahkan mungkin ratusan gedung peninggalan Belanda sudah berubah bentuk, berikut foto-foto gedung kolonial yang sudah hilang di Jakarta.

Jalan Merdeka barat tahun 1920an masih berdiri rumah-rumah pejabat Belanda sederet dengan Museum Gajah sekarang.

Puluhan bahkan mungkin ratusan gedung peninggalan Belanda sudah berubah bentuk, berikut foto-foto gedung kolonial yang sudah hilang di Jakarta.

Gerbang Amsterdam adalah gerbang sisa peninggalan benteng VOC semasa J.P. Coen. Gubernur Jenderal Gustaaf Willem baron van Imhoff (1743-1750) pernah merenovasi benteng bagian selatan termasuk gerbang Amsterdam.  Lokasi  gerbang tersebut berada di persimpangan Jalan Cengkeh, Jalan Tongkol menghadap Gedung Fathillah.

Puluhan bahkan mungkin ratusan gedung peninggalan Belanda sudah berubah bentuk, berikut foto-foto gedung kolonial yang sudah hilang di Jakarta.

Hotel Des Indes kini menjadi pusat perkantoran Duta Merlin di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat

Puluhan bahkan mungkin ratusan gedung peninggalan Belanda sudah berubah bentuk, berikut foto-foto gedung kolonial yang sudah hilang di Jakarta.

Stasiun Gambir sekitar tahun 1940 an. Bagaimana menurut anda?

Potret Bangunan Kolonial yang Hilang di Jakarta
Potret Bangunan Kolonial yang Hilang di Jakarta
Potret Bangunan Kolonial yang Hilang di Jakarta
Potret Bangunan Kolonial yang Hilang di Jakarta
Potret Bangunan Kolonial yang Hilang di Jakarta
Potret Bangunan Kolonial yang Hilang di Jakarta
Potret Bangunan Kolonial yang Hilang di Jakarta
Potret Bangunan Kolonial yang Hilang di Jakarta
Potret Bangunan Kolonial yang Hilang di Jakarta
Potret Bangunan Kolonial yang Hilang di Jakarta