Follow detikFinance
Senin 27 Nov 2017, 18:02 WIB

RI Ekspor Sepeda Motor ke Bangladesh Hingga Eropa

Puti Aini Yasmin - detikFinance
RI Ekspor Sepeda Motor ke Bangladesh Hingga Eropa Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Produsen sepeda motor mengeluhkan tren penjualan di dalam negeri yang terus turun sejak 2014. Namun, ekspor sepeda motor ke negara-negara lain justru meningkat.

Hal ini disampaikan Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI), Sigit Kumala.

"Saat ini sudah mencapai hampir 400 unit. Kami berusaha memenuhi target pemerintah di mana diminta pertumbuhan di atas dua digit, contohnya 10 persen. Tapi pemerintah enggak sebut pastinya. Ini untuk pertumbuhan 5 tahun mendatang," kata Sigit Kumala dalam acara diskusi Kadin di Jakarta, Senin (27/11/2017).

Sepeda motor diekspor ke negara-negara di Asia dan Eropa.

"Ke negara-negara ASEAN, Eropa. Lalu ada Bangladesh, Timor-Timur dan negara Middle-East," terangnya.

Sigit menambahkan, penjualan sepeda motor yang sempat turun sejak 2014 dipicu beberapa hal. Pertama, soal aturan biaya marketing dilimpahkan ke konsumen.

"Aturan dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) terkait biaya marketing harus disesuaikan, dihitung kembali kepada konsumen. Itu mengurangi penjualan karena dan juga menghambat," terang Sigit.

Kedua, kenaikan jasa pembuatan STNK dan BPKB, dan waktu panen bergeser yang seharusnya Maret menjadi Mei.

Ketiga, sempat terjadi kenaikan tarif listrik ikut mempengaruhi kemampuan masyarakat membeli motor.
(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed