Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 03 Jul 2019 11:51 WIB

Produk Kosmetik Korsel dan Obat Tradisional China Gempur RI

Trio Hamdani - detikFinance
Ilustrasi/Foto: iStock Ilustrasi/Foto: iStock
Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat impor produk kosmetik ke Indonesia meningkat dari 2017 ke 2018. Berdasarkan data Kemenperin, nilai impor produk kosmetik meningkat dari US$ 631,66 juta di 2017 menjadi US$ 850,15 juta di 2018.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, mayoritas impor produk kosmetik berasal dari Korea Selatan.

"Kalau kosmetik dari Korea (Selatan) banyak, bahan baku kosmetik banyak," kata dia ditemui dalam Pameran Industri Kosmetik dan Obat Tradisional di Gedung Kemenperin, Jakarta Selatan, Rabu (3/7/2019).


Produk obat tradisional impor juga masih banyak di Indonesia. Airlangga mengatakan impor obat tradisional paling banyak dari China. Hanya saja dia tidak menyebutkan berapa nilainya.

"Kalau obat tradisional (impor) ya dari negara tetangga kita, China," sebutnya.


Dalam menghadapi gempuran impor, pemerintah berupaya untuk meningkatkan daya saing industri dengan menerbitkan kebijakan strategis yang dapat memperkuat struktur industri nasional. Diharapkan selain mengurangi impor, produk ini juga bisa memacu ekspor.

"Semoga industri ini jadi salah satu andalan ekspor Indonesia dan andalan untuk substitusi impor," tambahnya. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com