Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 04 Sep 2019 19:45 WIB

BI dan Pemerintah Bahas Jurus Genjot Industri, Ini Hasilnya

Vadhia Lidyana - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Bank Indonesia (BI) sore ini menggelar rapat koordinasi pemerintah pusat dan daerah (Rakorpusda) dalam rangka pengembangan industri manufaktur untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Rapat yang digelar hingga pukul 19.00 WIB tersebut membuahkan enam cara pemerintah dalam rangka menggenjot industri manufaktur di Indonesia. Hasilnya, ada 6 langkah yang akan dilakukan untuk menggenjot industri manufaktur dalam negeri.

"Pemerintah dan Bank Indonesia serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyepakati 6 langkah strategis untuk memperkuat kinerja industri manufaktur guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, berkelanjutan, dan inklusif," tutur Gubernur BI Perry Warjiyo di Gedung BI, Jakarta, Rabu (4/9/2019).


Enam langkah tersebut di antaranya:

1. Meningkatkan efisiensi logistik melalui pembangunan infrastruktur
2. Mendukung peningkatan iklim investasi melalui Online Single Submission (OSS)
3. Menerbitkan ketentuan pelaksanaan pembebasan pajak berganda dan penerbitan penyempurnaan ketentuan pendukung Kendaraan Ramah Lingkungan
4. Mendorong kelancaran sistem pembayaran. Salah satunya melalui QR Code Standar BI, perluasan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI), dan sebagainya
5. Mendorong pembiayaan melalui pembiayaan yang berwawasan lingkungan (green financing) antara lain dengan pelonggaran loan to value (LTV) dan uang muka, serta pelebaran Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) dan perluasan cakupan komponen sumber funding
6. Mendukung promosi perdagangan dan investasi industri manufaktur melalui berbagai mekanisme kerja sama dengan negara-negara mitra perdagangan seperti Eropa, Chili, Australia, dan lain-lain.

Rakorpusda tersebut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Rapat ini juga turut dihadiri oleh perwakilan daerah seperti Gubernur Provinsi Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.



Simak Video "Pemerintah Siapkan Kawasan Industri Tekstil di Jawa Tengah"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com