Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 20 Nov 2019 14:46 WIB

Soal Hyundai Garap Mobil Listrik Tunggu Jokowi ke Korea

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Jokowi pimpin rapat terbatas (Dika-detikcom) Foto: Jokowi pimpin rapat terbatas (Dika-detikcom)
Jakarta - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pernah mengatakan Hyundai akan investasi mobil listrik di Indonesia senilai US$ 1 miliar atau sekitar Rp 14 trilin (kurs Rp 14.000/US$). Namun pihak Hyundai menyatakan belum berencana investasi mobil listrik di Indonesia.

Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kementerian Koordinasi Perekonomian Rizal Affandi Lukman mengatakan bahwa kepastian Hyundai investasi mobil listrik di Indonesia bakal diumumkan pekan depan saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Korea Selatan Minggu 24 November.

"Sekarang sedang dalam proses penjajakan untuk segala sesuatunya dan saya kira nanti pada saat kunjungan Pak Presiden ke Korea akan diumumkan," kata dia di JW Marriott Hotel, Jakarta, Rabu (20/11/2019).


Namun dirinya belum mau berbicara jumlahnya, apakah seperti kata Luhut yaitu Rp 14 triliun atau ada versi lain dari pihak Hyundai.

"Saya nggak bisa mengkonfirmasi sebesar itu atau tidak. Nanti tunggu minggu depan, pasti akan ada pengumumannya karena itu lebih baik nanti disampaikan oleh Hyundai," jelasnya.

Yang jelas, dirinya memastikan bahwa Hyundai tidak akan batal berinvestasi di Indonesia. Komitmen perusahaan tersebut sudah masuk ke dalam pipeline.

"Nggak (batal), masih dalam rencana dan dalam pipeline," sebutnya.

"Hyundai nanti juga akan ketemu dengan pengusaha Korea lainnya, bertemu dengan Bapak Presiden dan saya kira di situ akan disampaikan berapa rencana komitmen mereka untuk investasi di Indonesia," tambahnya.



Simak Video "Bantu Kurangi Polusi, Grab Luncurkan Kendaraan Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com